Breaking News:

Pelantikan Wali Kota Manado

Menanti Kolaborasi Olly-Steven dan Andrei Angouw-Richard Sualang Selesaikan Masalah di Manado

Setumpuk masalah akan menanti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang baru. Utamanya, masalah banjir dan sampah

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Kantor Wali Kota Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Setumpuk masalah akan menanti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang baru. Utamanya, masalah banjir dan sampah.

Kota Manado langganan banjir, tiap tahun ada saja daerah di Manado yang tergenang, paling buruk tahun 2014, hampir setengah Kota Manado terendam banjir.

Kota Manado juga dijuluki kota terkotor di Indonesia oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Piala Adipura yang biasa jadi koleksi penghargaan, kini tak pernah lagi nangkring di Balai Kota.

Persoalannya Manado tak lagi memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) memadai.

Baca juga: Nikmati Keindahan Sisi Lain Manado Dengan Trip Tiga Pulau dari Grand Luley

TPA Sumompo yang diandalkan sejak tahun 70-an sudah penuh, Manado tak punya lagi TPA alternatif lain.

Dua masalah ini jadi isu bagi Andrei angouw Richard Sualang (AA-RS) setelah menduduki Balai Kota Manado.

Masalah banjir Manado sudah menahun tak tertanggulangi. Penataan Bantaran Daerah Aliran Sungai dan normalisasi yang jadi program mengatasi banjir tak berjalan baik.

Dari 6 anak sungai Kota Manado, baru DAS Tondano yang dinormalisasi itu pun tak seluruh bagiannya. Pemerintah terbentur urusan pembebasan lahan dengan masyarakat.

Masalah banjir Manado coba diupayakan dengan pembangunan Bendungan Kuwil -Kawangkoan, bendungan di Minahasa Utara ini akan mengendalikan pasokan air dari DAS Tondano.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved