Breaking News:

Berita Sitaro

Wilayah Siau dan Tagulandang Bagian Utara Rawan Bencana Hidrometeorologi

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah rawan bencana alam

Octavian Hermanses
Bob Wuaten 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah rawan bencana alam.

Kesigapan dari berbagai elemem, mulai dari pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mengantisipasi potensi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Bicara bencana alam, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro, Ch. Bob Wuaten menyebut, pihaknya terus memaksimalkan upaya kesiapsiagaan bencana alam, termasuk dalam bentuk apel kesiapsiagaan yang dilaksanakan belum lama ini di halaman depan kantor bupati.

Baca juga: Ketika Anak-anak IMHS Bagi-bagi Takjil kepada Pengendara di Manado

Baca juga: Bisnis Buket Bunga Firjinia Utami Raup Hasil Cukup Memuaskan

Baca juga: 10 Orang Saksi Korupsi PT. Asabri Diperiksa Kejagung, 2 Diantaranya Pejabat dan Istri Tersangka

"Apalagi daerah kita sangat rentan dengan bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah longsor," kata Wuaten, Selasa (27/04/2021).

Beruntung, lanjut Wuaten, imbas siklon tropis surigae yang terjadi beberapa waktu lalu tidak begitu terdampak terhadap kondisi cuaca di Kabupaten Sitaro.

"Walapun memang kondisi perairan laut kita sempat terjadi gelombang tinggi yang berdampak pada beberapa sektor, khususnya yang berkaitan dengan transportasi laut maupun aktifitas nelayan," sambungnya.

Baca juga: Jokowi Reshuffle Kabinet, Olly Dondokambey Menanti Nasib di Rabu Keramat, Mencuat 2 Pos Menteri

Baca juga: Robert Winerungan: Lansia dan Anak-anak Bisa Masuk Mal, Akan Dorong Perputaran Ekonomi Kota Manado

Baca juga: KSOP Bitung dan Jajaran Bakal Dirikan Posko, Imbau Warga untuk Tidak Mudik

Terkait daerah-daerah yang rawan bencana, Wuaten menyebut wilayah Siau secara keseluruhan masuk kategori rawan, utamanya di wilayah Kecamatan Siau Barat Utara (Sibar).

"Untuk wilayah Sitaro, Pulau Siau ini umumnya rentan dengan bencana hidrometeorologi dan di bagian utara itu rentan dengan bencana geologi karena adanya gunung api," ungkapnya.

"Jadi secara keseluruhan, wilayah Siau itu rawan akan bencana alam," timpalnya.

Tak hanya wilayah Siau, pejabat berjiwa humoris itu juga menyebut Pulau Tagulandang, khususnya bagian utara hingga tenggara sangat rentan terhadap bencana alam, utamanya gelombang pasang air laut serta tanah longsor.

Baca juga: Personel TNI-Polri Pukul Mundur KKB Lekagak Telenggen dari Kampung Maki Papua, Berikut Kronologinya

Baca juga: Sosok Kombes Pol Zulfikar Tarius, Adik Edy Rahmayadi Meninggal Minggu, Paling Dihormati

Baca juga: Pakai Baju Adat Tonsea, Joune Ganda Terima Penghargaan Eliminasi Malaria Dari Menteri Kesehatan

"Makanya setiap saat kita selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan terus memonitoring kondisi wilayah ketika terjadi cuaca ekstrem," ungkapnya.

Guna memaksimalkan upaya kesiapsiagaan hingga penanggulangan bencana alam, Wuaten memastikan pihaknya bakal melakukan updating dan pemetaan resiko bencana di Sitaro.

"Langkah-langkah ini perlu kita lakukan untuk meminimalisir dampak-dampak bencana alam," kuncinya. (HER)

Baca juga: Penggunaan GeNose di Bandara Samrat Manado Tunggu Verifikasi Kemenhub

Baca juga: Tagana Sitaro Gelar Pembersihan dan Penyemprotan Disinfektan di Gereja GMIST Ulu

Baca juga: Mantan Sekum FPI Munarman Diringkus Polisi, Diduga Menggerakan Orang Ikut jadi Teroris

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Octavian Hermanses
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved