Breaking News:

Berita Minut

Pakai Baju Adat Tonsea, Joune Ganda Terima Penghargaan Eliminasi Malaria Dari Menteri Kesehatan

Prestasi tingkat nasional kembali diukir Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulut, di bawah kepemimpinan Bupati Minut Joune Ganda

Istimewa
Joune Ganda Terima Penghargaan Eliminasi Malaria Dari Menteri Kesehatan 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Prestasi tingkat nasional kembali diukir Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, di bawah kepemimpinan Bupati Minut Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung. 

Minut bersama 11 Kabupaten dan kota lainnya di Indonesia menerima penghargaan eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Menteri Budi Gunadi Sadikin di Gedung Prof DR Sujudi, Kemenkes RI Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2021).

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan hari Malaria se-dunia pada tanggal 5 April lalu.

Baca juga: Ini Cermin Kota Bitung, Banyak Pelanggar di Kawasan Tertib Lalu Lintas

Baca juga: Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong Gelar Operasi Pasar Bahan Pokok

Baca juga: Tagana Sitaro Gelar Pembersihan dan Penyemprotan Disinfektan di Gereja GMIST Ulu

Saat menerima penghargaan, Joune memakai baju adat Minut. 

Bupati Minut Joune Ganda mengaku bangga dengan raihan tersebut. 

Menurut Bupati, penghargaan itu membuat Minut lebih berkomitmen mempertahankan prestasi yang telah dicapai. 

"Menerima penghargaan atau sertifikat itu bukan yang utama, yang terpenting dan terutama adalah berkomitmen mempertahankan prestasi yang telah dicapai," katanya. 

Baca juga: Penggunaan GeNose di Bandara Samrat Manado Tunggu Verifikasi Kemenhub

Baca juga: DPRD Sulut Gelontorkan Rp 1,2 Miliar Beli Laptop Apple untuk 45 Wakil Rakyat

Baca juga: Wanita Cantik Asal Bolmut Karmila Tabuan Ajak Umat Muslim Perbanyak Hal Positif di Bulan Ramadan

Menurut Joune, pihaknya sudah menandatangani komitmen untuk pemeliharaan daerah eliminasi malaria. 

Pertama, kata dia, menggerakkan seluruh pemangku kepentingan untuk mempertahankan eliminasi malaria di Kabupaten yang merupakan wilayah kerja.

"Kedua menggerakkan seluruh masyarakat dalam mencegah munculnya kasus baru malaria dan mencegah terjadinya kematian karena malaria," ujarnya. 

Baca juga: Polisi Sebut Kebakaran di Bitung Diduga Hubungan Arus Pendek

Baca juga: JR Sulut Bayar Santunan ke Ahli Waris Meikel Maringka dan Korban Lain Lakalantas Depan Kodam

Baca juga: Gadis Cantik Babak Belur Jadi Korban Begal Motor, Ditendang dan Dipukuli Saat Memeluk Motornya

Kemudian menjamin tersedianya tenaga terlatih, sarana, prasarana dan anggaran, agar setiap orang di Kabupaten yang menjadi wilayah kerja kami mampu menjangkau layanan kesehatan yang ada.

Guna mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan malaria serta dicatat dan dilaporkan secara  lengkap dan cermat.

"Lalu mengkoordinasikan semua upaya yang diperlukan secara menyeluruh, terpadu, serentak dan berkesinambungan di Kabupaten wilayah kerja kami, demi mendukung tercapainya eliminasi malaria nasional tahun 2030," kata dia. (art) 

Baca juga: Fadli Zon: Saya Tidak Percaya Tuduhan Teroris Kepada Munarman

Baca juga: JR Sulut Bayar Santunan ke Ahli Waris Meikel Maringka dan Korban Lain Lakalantas Depan Kodam

Baca juga: 4.049 Siswa SD di Bolmong Ikut Ujian Sekolah dengan Prokes Ketat

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved