Torang Kanal
Wanita Cantik dari Minut, Ika Dumais, Rasakan Sentuhan Kartini di Era Milenial
Ika Dumais, wanita cantik asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut), merasakan sentuhan Kartini terasa hingga zaman milenial ini.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Semua wanita merasa bangga dengan sosok Kartini.
Berkat jasa Kartini, wanita lepas dari kungkungan kegelapan yang melanda selama berabad - abad. Wanita kini bebas berkarya.
Ika Dumais, wanita cantik asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut), merasakan sentuhan Kartini terasa hingga zaman milenial ini.
"Wanita bisa jadi apa saja. Berkarir di mana saja. Semua berkat Kartini," kata dia.
Baca juga: Pemkab Bolmong Minta Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan di Bulan Ramadan
Baca juga: Ini Promo Hari Kartini Perhotelan di Manado, Harga Spesial dan Diskon Khusus
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis 22 April 2021, Taurus Terlalu Sembrono Boros, Cancer Selesaikan Proyek
Ika mengatakan, di masa milenial ini, pekerjaan di bidang IT terbuka lebar.
Hanya bermodal ponsel, seseorang bisa meraih banyak uang dengan menciptakan konten kreatif.
"Di sini wanita tak kalah. Asalkan kreatif bisa maju dan menghasilkan uang," ujar dia.
Di bidang masa Covid-19, peran para kartini sungguh luar biasa.
Baca juga: Ezra Walian, Bikin Warga Kawanua Jagokan Persib Taklukkan Persija di Final Piala Menpora 2021
Baca juga: Ratusan Paket Sisa Bansos Covid-19 Menumpuk di Gudang Dinsos Bolsel
Baca juga: Akhirnya Terkuak, Ternyata Istri Suruh Selingkuhannya Bunuh Suaminya saat Berhubungan Badan
Banyak yang tampil sebagai garda terdepan masyarakat.
"Mereka berdedikasi. Berkat jasa mereka Minut dan Sulut terlindungi dari Covid-19," ujarnya.
Selain Kartini, ia juga mengagumi Maria Walanda Maramis.
Baca juga: Sosok Xu Yan, Polwan China yang Divonis 13 Tahun Penjara, Selingkuhi 9 Pejabat Tinggi dan Atasannya
Baca juga: Sri Ratna Pasiak, Kartini Masa Kini dari Bumi Porodisa Talaud
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Dini Hari, Pengendara Motor Aerox Tewas, Korban Tabrak Mobil Kijang Ditikungan
Pahlawan wanita dari daerahnya, Minahasa Utara.
Walanda Maramis membawa obor bagi wanita Sulut.
"Saya bangga jadi wanita Minut," katanya. (art)
Baca juga: MASIH INGAT Kasus George Floyd yang Ditindih Polisi hingga Tewas? Kabar Terbaru Jadi Sejarah Baru!
Baca juga: Pendeta Gilbert Lumoindong: Maaf Kepada Umat Islam, Jozeph Paul Zhang Preman yang Berjubah Pendeta
Baca juga: SOSOK Pria Tampan yang Diinginkan Masyarakat untuk Jadi Raja Inggris, Siapa Dia?
YOUTUBE TRIBUN MANADO: