Penanganan Covid
Ratusan Paket Sisa Bansos Covid-19 Menumpuk di Gudang Dinsos Bolsel
Bansos Covid-19 Jenis Bahan Pokok (Bapok) tahun 2020 lalu milik Pemkab Bolsel tidak habis disalurkan.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 Jenis Bahan Pokok (Bapok) tahun 2020 lalu milik Pemkab Bolsel tidak habis disalurkan.
Sisa stok bantuan tersebut kini masih tersimpan di Gudang Dinas Sosial (dinsos) Pemkab Bolsel.
Hal ini dikemukakan oleh Kepala Dinsos Bolsel Nasarudin Gobel ketika ditemui Tribun Manado, Rabu (21/4/2021).
Tidak disebutkan secara pasti jumlah stok yang masih tersisa itu.
Namun menurut Nasarudin, kira-kira masih ratusan paket yang tersisa.
“Masih ada ratusan paket," ujarnya.
"Satu paket itu terdiri dari susu, gula, minyak kelapa, kopi dan lain-lain,” sebut dia.
Dituturkannya, dinsos berencana kembali membagikan bansos tersebut.
Namun, katanya, hal itu belum dilakukan karena belum ada regulasi.
“Untuk tahun ini belum ada regulasi untuk itu. Jadi, kami masih menunggu [regulasi],” sahut Nashruddin.
Sebelumnya, pihaknya sudah berkonsultasi dengan pihak BPK.
Bermaksud meminta petunjuk untuk menyalurkan kembali sisa stok bansos tersebut.
“Menurut BPK, tetap harus mencari dasar hukum baru kemudian boleh disalurkan lagi stok sisa tersebut,” kata dia.
Disebutkannya, total bansos Covid-19 tahun lalu senilai kurang lebih Rp 6 Miliar.
Sisa senilai kurang lebih Rp 200 juta.