Breaking News:

Berita Bolsel

Zulkarnain Kamaru Tegaskan DPRD Tak Ada Wewenang Hentikan Izin Tambang 

Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara masyarakat Desa Tobayagan, dan DPRD Bolsel, Rabu (14/4/2021) sempat memanas. 

Tribun Manado / Nielton Durado
Memanas, Ketua Komisi II DPRD Bolsel Zulkarnain Kamaru, murka karena tuntutan warga yang tak sesuai pembahasan RDP, Rabu (14/4/2021) di Ruang Paripurna DPRD Bolsel.  

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara masyarakat Desa Tobayagan, dan DPRD Bolsel, Rabu (14/4/2021) sempat memanas. 

Pasalnya RDP yang seharusnya membahas tentang konflik antara masyarakat di Desa Tobayagan dan Tobayagan Selatan ini, justru tak jelas muaranya. 

Banyak warga yang justru menuntut agar perusahaan tambang ilegal di Tobayagan ditutup. 

Selain itu beberapa instansi juga terkesan bertele-tele ketika menyampaikan regulasi yang ada. 

Baca juga: Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Talaud Warning Kepsek-kepsek soal Pengelolaan Anggaran

Baca juga: Pelanggaran Cak Imin Dibeber Para Mantan Ketua DPC PKB, Muhaimin Zalim Ubah AD/ART

Baca juga: Buka Puasa Bareng Keluarga, Nasi Jagung dan Ikan Santan Fufu Jadi Menu Andalan Bupati Bolsel 

Hal inilah yang membuat politisi PDI-Perjuangan tersebut naik pitam. 

Menurut Zulkarnain, pihaknya menggelar RDP tersebut untuk menyelesaikan pro dan kontra yang ada di tengah-tengah masyarakat Tobayagan. 

"Kalau kemudian bapak dan ibu menuntut untuk mencabut izin tambang, saya tegaskan jika itu bukan wewenang DPRD Bolsel," tegasnya.

Suasana RDP antara DPRD Boslel dan masyarakat Tobayagan, Rabu (14/4/2021) di Ruang Paripurna. 
Suasana RDP antara DPRD Boslel dan masyarakat Tobayagan, Rabu (14/4/2021) di Ruang Paripurna.  (Tribun Manado / Nielton Durado)

Mantan Sangadi (Kepala Desa) Momalia tersebut, juga meminta agar instansi yang berkaitan langsung dengan izin tersebut bekerja maksimal. 

"Kalau boleh dampingi langsung, agar para investor ini seakan tak bekerja sendirian karena ada beberapa hal yang mungkin belum mereka pahami," tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Bolsel Fadli Tuliabu, yakin jika Pemkab Bolsel sama sekali tak alergi dengan hadirnya para investor. 

Baca juga: Jaksa Agung dan Jajaran Gelar Kunjungan Kerja Virtual, Minta Satuan Kerja Giatkan Deteksi Dini

Baca juga: Olly Dondokambey Masuk Dalam Bursa Reshuffle Kabinet Jokowi, Ini Tanggapan Pengamat Politik

Baca juga: Gubernur Sulut Warning Siapapun yang Coba Mainkan Harga Sembako

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved