Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Zero Pest Control Indonesia

Kisah Sukses Owner Zero Pest Control Indonesia, Usaha dari Nol di Manado, Kini Punya Ribuan Klien

Berawal dari mimpi yang dikerjakan, Andi Susidarto kini menikmati dari keberaniannya mengambil keputusan. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Owner Zero Pest Control Indonesia, Andi Susidarto berbicara dalam Tribun Sucess Story, Rabu (31/03/2021).    

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berawal dari mimpi yang dikerjakan, Andi Susidarto kini menikmati dari keberaniannya mengambil keputusan. 

Semua berawal di tahun 2010. Andi dan istri sepakat memulai usaha sendiri yang kini terkenal. Zero Pest Control Indonesia namanya. 

Jabatan supervisor di perusahaan jasa pengendalian hama merek Amerika Serikat ditinggalkannya. 

Baca juga: Tersangka Pemecah Ombak Minut, AMP, Diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum

Baca juga: Partai Demokrat Sulut Langsung Inspeksi 6 Daerah Terpapar KLB Kubu Moeldoko

Baca juga: Tak Hanya Kapolri, Panglima TNI Dijadwalkan Juga Sambangi Provinsi Sulut

"Kita memulai usaha dari kamar kos. Saya dan istri putuskan berusaha sendiri di akhir tahun 2010.

Waktu itu sudah tiga tahun lebih bekerja," ujar Andi dalam virtual event Tribun Sucess Story From Zero to Hero, Rabu (31/03/2021). 

Memulai usaha dari nol memang berat tapi Andi dan istri berani memulai mimpi. Mereka langsung merekrut dua karyawan. 

Baca juga: 14 Pejabat Eselon II Pemkot Tomohon Belum Ikut Diklat PIM, Kaban BKPSDM: Tak Ada Anggaran

Baca juga: Potret Nini Karlina, Dulu Penyanyi Dangdut Terkenal, Kini Fokus Urus Rumah, Pamer Piring Cantik

Baca juga: Vinalucia Meivan Banua Selebgram Cantik dari Bitung, Jangan Judge Negatif

Bermodal data klien di eks kantornya, Andi memulai usaha jasa pengendalian hama.

"Delapan bulan pertama itu kita tidak dapat untung tapi bertahan," katanya. 

Ia dan istri bekerja keras, harus putar otak bagaimana roda usaha tetap jalan. Bagaimana menggaji karyawan dan menjaga operasional perusahaan. 

Baca juga: 5 Populer Kemarin, Kabar Ribka Tjiptaning, Kisah Joseph Prince, hingga Polwan Digerebek Suami

Baca juga: Infrastruktur Likupang, Minahasa Utara, Siap Sambut Peserta Duathlon

Bahkan, mereka hidup prihatin. "Kami pernah makan ubi saja," kayanya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka berusaha jualan pulsa. 

Andi tetap memegang keyakinan, jika usaha ditekuni pasti akan berhasil.

Tidak mungkin tidak meraih untung. 

Di awal-awal usaha, Andi tak langsung bersaing dengan perusahaan yang sudah lebih dulu ada. Ia berprinsip, jangan langsung masuk ke tengah pertempuran para gajah. 

Baca juga: KLB Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Pemerintah, Ini Tanggapan Mantan Ketua DPC Demokrat Bolmut

Baca juga: Wabup Boltim Oscar Manoppo Kunjungi Kantor KPKNL Manado

Baca juga: Kit Sang Rumah Kopi Legendaris di Tomohon, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda

"Agar tak mati konyol, kita makan dari pinggiran. Kita ambil klien-klien kecil tapi jika dikumpulkan, ternyata banyak," jelas Andi kepada host, Charles Komaling, Editor Tribun Manado. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved