Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir Bandang Sitaro

Banjir Bandang Terjang Sitaro, Akses Jalan ke Siau Timur dan Siau Timur Selatan 

Banjir bandang menerjang Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (29/03/2021). 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan yang tertutup material yang terbawa banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (30/03/2021).    

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Banjir bandang menerjang Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (29/03/2021). 

Bandang yang terjadi sekitar pukul 15.30 Wita itu membawa material tanah, lumpur, batu berbagai ukuran. 

Material tersebut menutup jalan utama perkampungan.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Sitaro, Ratusan Jiwa Masih Mengungsi di Gereja, BPBD Salurkan Bahan Pokok

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Warga Tewas Didepan Rumahnya, Korban Tertimpa Truk yang Ditabrak Truk Lain

Baca juga: Menag Yaqut Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar, Minta Jemaat Tenang dan Beribadah Biasa

Akibatnya, akses jalan dua arah, ke Siau Timur dan ke Siau Timur Selatan terputus. 

Kendaraan roda dua maupun empat tak bisa lewat karena jalan tertutup material. 

Alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan yang tertutup material yang terbawa banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (30/03/2021). 
Alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan yang tertutup material yang terbawa banjir bandang di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selasa (30/03/2021).  (Istimewa)

Baca juga: Seorang Kepala Dinas di Daerah Ini Menikah Siri dengan Janda PNS, Alasannya Nikah Siri karena Ini

Baca juga: BNI Salurkan KUR TKI bagi Pekerja Migran Indonesia Asal Kepulauan Talaud

Baca juga: 5 Fakta Polwan Selingkuh Ngamar Bareng Lelaki Lain di Kamar Hotel, Suami Bukan Orang Sembarang

"Saat ini alat berat masih bekerja membuka akses," ujar Kalakhar BPBD Sitaro, Bob Wuaten, Selasa siang. 

Katanya, BPBD, Dinas PU, personel TNI Polri dan masyarakat bahu membahu bergotong royong membersihkan material.

Terkait itu, sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) korban mengungsi. 

Baca juga: Atribut FPI Disita dari Penangkapan Terduga Teroris, Begini Tanggapan Pengacara Rizieq Shihab

Baca juga: 5 Zodiak Ini Tak Bisa Diam dan Banyak Bicara Sejak Kecil, Zodiakmu Termasuk?

Baca juga: BATAS Akhir Besok, Berikut Cara Lapor SPT Tahunan Secara Online

Rinciannya, 33 KK, sebanyak 163 jiwa jadi mengungsi

ke Gereja GMIST Sondang Bahu, Siau Timur. 

Sementara 17 KK lainnya, terdiri dari 52 jiwa mengungsi ke rumah warga yang aman.(ndo) 

Baca juga: Seorang Kepala Dinas di Daerah Ini Menikah Siri dengan Janda PNS, Alasannya Nikah Siri karena Ini

Baca juga: Bolmong Dapat Kucuran Anggaran PEN 300 Miliar, Fokus Infrastruktur & Percepatan Penangangan Covid-19

Baca juga: Seorang Polisi Gerebek Istrinya Polwan ARP dan Aiptu MM di Kamar Hotel, Bawa Anggota Propam

Banjir bandang menerjang Kampung Namitung, Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (29/03/2021) sore.

Sebanyak 168 jiwa warga korban terpaksa mengungsi ke Gereja GMIST Sondang, Bahu, Siau.

Hingga H+1 pascabencana, para korban masih berada di pengungsian.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Sitaro,

Baca juga: Ibunda Mikhavita Wijaya Geram, Anaknya Difitnah Selingkuh dengan Hotma Sitompul, Desak Bams Bicara

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved