Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer Sulawesi Utara

Berita Populer Sulawesi Utara: Deklarasi Jaga Sulawesi Utara Tetap Aman dan Damai

Daftar berita populer di Sulawesi Utara yang jadi sorotan hingga hari ini, Minggu 31 Agutus 2025.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Glendi Manengal
Kolase Tribun Manado
POPULER SULUT: Berita populer di Sulawesi Utara hingga hari ini, Minggu (31/8/2025). Driver ojol, Polri dan TNI deklarasi jaga Sulawesi Utara tetap aman dan damai 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Daftar berita populer di Sulawesi Utara yang jadi sorotan hingga hari ini, Minggu 31 Agutus 2025.

1. Driver Ojol, TNI dan Polri Deklarasi Jaga Manado Sulawesi Utara Tetap Aman

Puluhan driver ojol di Manado Sulawesi Utara, menunjukkan aksi solidaritas untuk pengemudi ojol almarhum Affan Kurniawan.

Mereka menggelar doa dan pemasangan lilin di depan Gereja GMIM Rut Boulevard, Kecamatan Sario, Kota Manado, Sabtu (30/8/2025).

Kegiatan diprakarsai oleh Wadah Asosiasi Online (WAO) Indonesia dan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sulut.

Tak hanya itu, TNI dan Polri juga hadir untuk mengamankan aksi ini.

Terlihat Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 1309/Manado Letnan Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi hadir ditengah-tengah kegiatan.

Di momen itu tercipta sebuah deklarasi untuk menjaga Sulut tetap aman dan damai.

Pembina WAO Indonesia Christian Yokung mengatakan satu Sulut cinta damai.

"Kita sepakat dan deklarasi dengan  TNI dan Polri, Sulut aman dan damai tidak ada tindakan-tindakan yang melanggar hukum," tutur Christian. Baca selengkapnya

2. Demo Akumulasi Kecewa Kebijakan Pemerintah Tak Pro Rakyat

Rangkain demo terhadap pemerintah, khususnya DPR RI dan DPRD dinilai sebagai bentuk ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap lembaga negara. 

Akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Stefan Obadja Voges SH MH mengungkapkan, makna dibalik peristiwa demo ini adalah wujud ekspresi akumulasi kekecewaan rakyat terhadap berbagai kebijakan pemerintah belakangan ini.

Sejumlah kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat memantik kekecewaan berujung kemarahan. 

"Mulai dari efisiensi anggaran pemerintahtapi terjadi paradoks malah kementerian ditambah. Ini jelas politik bagi-bagi kekuasaan," kata Dosen Fakultas Hukum ini. 

Kemudian, kata Voges, Program Makanan Bergizi Gratis yang awalnya disebut-sebut akan dibiayai dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto tapi justru membebani keuangan negaraBahkan skrg malah ditambah anggaran. 

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program pemerintah Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi kelompok rentan seperti anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui guna mengatasi masalah malnutrisi dan stunting.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved