Sosok Tokoh
Sosok RJ Lino, Mantan Bos Pelindo II Jadi Tersangka Selama 5 Tahun, Kini Malah Senang Ditahan KPK
RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan quay container crane (QCC) Tahun 2010 pada 18 Desember 2015.
(FOTO: RJ Lino/kompas.com)
Lantas Siapa RJ Lino?
Richard Josst Lino lahir di Kota Ambon pada 7 Mei 1953.
RJ Lino merupakan alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung.
Selain itu, RJ Lino juga tercatat meraih gelar Master of Business Administration dari Institute for Education and Development of Management (IPPM), Jakarta.
Beberapa pelatihan juga pernah diikuti oleh RJ LIno, diantaranya Project Management Course, Virginia Polytechnic Institute and State University, Virginia, Amerika Serikat -1981,
Senior Course on Port and Harbour Engineering, Tokyo, Jepang – 1980, dan International Course on Sediment Transport in Estuarine and Coastal Engineering, Coastal Research Centre, Poona, India – 1979.
Rekam jejak
Selama menjabat sebagai Dirut PT Pelindo II, RJ Lino memperoleh berbagai prestasi selama menjabat.
Pada 2011, RJ Lino banyak memberikan gagasan untuk memajukan PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II).
Diantaranya adalah mengenai peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baginya merupakan kunci penting kesuksesan kinerja perusahaan.
Ketika menjabat sebagai Dirut PT Pelindo II, RJ Lino mengaku lebih mngedepankan peningkatan SDM.
Memasuki 2012, PT Pelindo II melakukan berbagai perubahan sebagai strategi perusahaan dalam mencapai efesiensi dan efektifitas layanan kepelabuhan.
Di bawah kepemipinannya, PT Pelindo II (Persero) Tbk pernah menduduki posisi kelima instansi dengan indeks tertinggi dalam survei yang diadakan KPK.
Sebelumnya, PT Pelindo II meraih posisi ke-28 untuk kategori pelayanan fasilitas pelabuhan dan posisi ke-32 untuk pelayanan jasa labuh tambat.