Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Tokoh

Sosok RJ Lino, Mantan Bos Pelindo II Jadi Tersangka Selama 5 Tahun, Kini Malah Senang Ditahan KPK

RJ Lino ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan quay container crane (QCC) Tahun 2010 pada 18 Desember 2015.

Editor: Aldi Ponge
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Richard Joost Lino alias RJ Lino, Jumat (26/3/2021) 


(FOTO: RJ Lino/kompas.com)

Lantas Siapa RJ Lino?

Richard Josst Lino lahir di Kota Ambon pada 7 Mei 1953. 

RJ Lino merupakan alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung.

Selain itu, RJ Lino juga tercatat meraih gelar Master of Business Administration dari Institute for Education and Development of Management (IPPM), Jakarta.

Beberapa pelatihan juga pernah diikuti oleh RJ LIno, diantaranya Project Management Course, Virginia Polytechnic Institute and State University, Virginia, Amerika Serikat -1981,

Senior Course on Port and Harbour Engineering, Tokyo, Jepang – 1980, dan International Course on Sediment Transport in Estuarine and Coastal Engineering, Coastal Research Centre, Poona, India – 1979.

Rekam jejak

Selama menjabat sebagai Dirut PT Pelindo II, RJ Lino memperoleh berbagai prestasi selama menjabat.

Pada 2011, RJ Lino banyak memberikan gagasan untuk memajukan PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II).

Diantaranya adalah mengenai peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang baginya merupakan kunci penting kesuksesan kinerja perusahaan.

Ketika menjabat sebagai Dirut PT Pelindo II, RJ Lino mengaku lebih mngedepankan peningkatan SDM.

Memasuki 2012, PT Pelindo II melakukan berbagai perubahan sebagai strategi perusahaan dalam mencapai efesiensi dan efektifitas layanan kepelabuhan.

Di bawah kepemipinannya, PT Pelindo II (Persero) Tbk pernah menduduki posisi kelima instansi dengan indeks tertinggi dalam survei yang diadakan KPK.

Sebelumnya, PT Pelindo II meraih posisi ke-28 untuk kategori pelayanan fasilitas pelabuhan dan posisi ke-32 untuk pelayanan jasa labuh tambat. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved