Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

9 Faktor Resiko dan Tanda-tanda Yang Harus Diwaspadai, Agar Terhindar Dari Serangan Jantung

Jika tidak ada cukup darah yang mengalir ke otot jantung Anda, bagian yang terkena bisa rusak atau mati.

Editor: Fistel Mukuan
YOUR HEALTH SUPPORT via TribunJakarta.com
Ilustrasi serangan jantung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jantung adalah organ tubuh yang terdiri dari kumpulan otot yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh.

Jantung manusia berdenyut 72 kali per menit dalam status beristirahat dan memompa 4 hingga 7 liter darah pada tiap menitnya.

Serangan Jantung bisa saja terjadi kepada manusia ketika tidak mendapatkan cukup darah.

Darah membawa oksigen dan nutrisi ke otot jantung.

Jika tidak ada cukup darah yang mengalir ke otot jantung Anda, bagian yang terkena bisa rusak atau mati. Kondisi ini berbahaya dan terkadang mematikan.

Merangkum Medical News Today, serangan jantung biasanya disebabkan oleh penyakit jantung yang sudah berlangsung lama. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi secara tiba-tiba.

Ada banyak faktor risiko yang berkontribusi terhadap serangan jantung.

Ini termasuk:

- Usia

- Keturunan atau riwayat keluarga

- Tekanan darah tinggi (hipertensi)

- Kolesterol tinggi

- Obesitas

- Pola makan yang buruk

- Konsumsi alkohol berlebihan (secara teratur, yakni lebih dari satu minuman per hari untuk wanita dan lebih dari dua minuman per hari untuk pria)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved