Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

9 Faktor Resiko dan Tanda-tanda Yang Harus Diwaspadai, Agar Terhindar Dari Serangan Jantung

Jika tidak ada cukup darah yang mengalir ke otot jantung Anda, bagian yang terkena bisa rusak atau mati.

Editor: Fistel Mukuan
YOUR HEALTH SUPPORT via TribunJakarta.com
Ilustrasi serangan jantung 

Pernapasan Anda dan jantung Anda yang memompa darah secara efektif sangat erat kaitannya. Jantung Anda memompa darah sehingga dapat bersirkulasi ke jaringan Anda serta mendapatkan oksigen dari paru-paru Anda.

Jika jantung Anda tidak dapat memompa darah dengan baik, seperti pada kasus serangan jantung, Anda pun bisa merasa sesak napas. Sesak napas terkadang bisa menjadi gejala yang menyertai kelelahan yang tidak biasa pada wanita.

Misalnya, beberapa wanita dengan masalah jantung melaporkan bahwa mereka akan mengalami sesak napas yang tidak biasa dan kelelahan karena aktivitas yang mereka lakukan. Kondisi ini bisa menjadi tanda umum serangan jantung pada wanita.

6. Pusing seolah-olah mau pingsan

Kepala terasa ringan dan pusing dapat terjadi dengan serangan jantung dan sering kali merupakan gejala yang digambarkan oleh wanita. Beberapa wanita melaporkan bahwa mereka merasa akan pingsan jika mereka mencoba untuk berdiri atau memaksakan diri.

Sensasi ini tentunya bukan perasaan yang wajar dan tidak boleh diabaikan jika Anda mengalaminya.

Baca juga: Kisah Soekarno, Gunakan Trik ‘Cerdik’ Saat Lupa Ukuran Pesanan Sang Istri, Saat Diminta Dibelikan

Baca juga: Seorang Desainer Ditemukan Meninggal, Kapolsek Ungkap Penyebabnya

7. Palpitasi jantung

Palpitasi adalah sebuah sensasi ketika jantung berdegup dengan kencang. Jantung dan tubuh Anda mengandalkan detak yang konsisten dan mantap untuk menggerakkan darah ke seluruh tubuh Anda. Jika detaknya keluar dari ritme, ini bisa menjadi tanda Anda mengalami serangan jantung.

Jantung berdebar-debar akibat serangan jantung bisa menimbulkan rasa tidak enak atau cemas, terutama pada wanita. Beberapa orang mungkin menggambarkan palpilasi jantung sebagai sensasi saat jantung berdebar kencang di leher, bukan hanya di dada.

Perubahan ritme jantung Anda tidak boleh diabaikan. Olah sebab itu, begitu jantung berdetak secara konsisten keluar dari ritme nomal, diperlukan intervensi medis. Jika jantung berdebar disertai pusing, tekanan dada, nyeri dada, atau pingsan, itu bisa menjadi konfirmasi bahwa serangan jantung sedang terjadi.

8. Gangguan pencernaan, mual, dan muntah

Sering kali orang mulai mengalami gangguan pencernaan ringan dan masalah pencernaan lainnya sebelum terjadi serangan jantung. Karena serangan jantung biasanya terjadi pada orang tua yang biasanya memiliki lebih banyak masalah pencernaan, gejala ini dapat dianggap sebagai heartburn atau komplikasi terkait makanan lainnya.

Jika Anda biasanya memiliki perut yang sehat, gangguan pencernaan atau heartbun bisa menjadi sinyal bahwa sesuatu yang lain sedang terjadi: serangan jantung.

Maka jangan ragu untuk berbicara dengan dokter jika Anda mencurigai memiliki kondisi yang mengarah pada serangan jantung.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Tanda-tanda Serangan Jantung yang Patut Diwaspadai, https://makassar.tribunnews.com/2021/03/23/tanda-tanda-serangan-jantung-yang-patut-diwaspadai?page=all

Berita lainnya terkait Kesehatan

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved