Kesehatan
9 Faktor Resiko dan Tanda-tanda Yang Harus Diwaspadai, Agar Terhindar Dari Serangan Jantung
Jika tidak ada cukup darah yang mengalir ke otot jantung Anda, bagian yang terkena bisa rusak atau mati.
- Stres
- Ketidakaktifan fisik
Serangan jantung adalah keadaan darurat medis. Sangat penting untuk mendengarkan apa yang dikatakan tubuh Anda jika menurut Anda, Anda mungkin memiliki kondisi medis ini.
Lebih baik segera mencari perawatan medis darurat dan melakukan kesalahan daripada tidak mendapatkan bantuan sama sekali saat Anda mengalami serangan jantung.
Merangkum Health Line, ada beberapa tanda peringatan serangan jantung yang baik diwaspadai. Berikut ini beberapa di antaranya:
1. Nyeri dada, tekanan, atau ketidaknyamanan di dada
Kebanyakan orang dengan serangan jantung mengalami semacam nyeri dada atau ketidaknyamanan di dada.
Namun, penting untuk dipahami bahwa nyeri dada tidak terjadi di setiap serangan jantung. Nyeri dada adalah tanda umum serangan jantung.
Orang-orang menggambarkan sensasi ini seperti perasaan seperti ada gajah berdiri di dada mereka. Sementara, beberapa orang tidak mendeskripsikan nyeri dada sebagai rasa sakit.
Sebaliknya, mereka mungkin mengatakan bahwa mereka merasakan dada terasa sesak atau tertekan. Terkadang ketidaknyamanan ini tampak buruk selama beberapa menit dan kemudian hilang.
Terkadang ketidaknyamanan muncul kembali beberapa jam atau bahkan sehari kemudian. Ini semua bisa jadi pertanda otot jantung Anda tidak mendapatkan cukup oksigen. Jika Anda mengalami nyeri dada atau sesak, Anda atau seseorang di sekitar Anda sebaiknya segera menghungi nomor darurat medis terdekat.
2. Bukan hanya nyeri dada
Nyeri dan rasa sesak juga bisa menyebar di area lain di tubuh. Kebanyakan orang mengasosiasikan serangan jantung dengan rasa sakit yang menjalar ke lengan kiri.
Itu bisa terjadi, tapi rasa sakit juga bisa muncul di lokasi lain, termasuk:
- Perut bagian atas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-serangan-jantung-pada-wanita.jpg)