Bandara Siau
Atap Bandara Siau Nyaris Ambruk Akibat Cuaca Buruk, Ini Penjelasan Kepala UPBU Naha Tahuna
Ruang tunggu Bandar Udara Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengalami kerusakan berat
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ruang tunggu Bandar Udara Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, mengalami kerusakan berat pada bagian atap.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Naha Tahuna, Dwi Arianto yang menjadi penanggung jawab Bandar Udara Siau menjelaskan,
atap gedung terminal ambruk pada 15 Februari 2021 sekitar pukul 01.00 WITA.
Baca juga: Besok RUPS Bank SulutGo, Gubernur Olly Dondokambey Pastikan Rombak Direksi dan Komisaris
Baca juga: Wali Kota Tomohon Caroll Senduk Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Para Tenaga Guru
Baca juga: Besok RUPS Bank SulutGo, Ini Komposisi Pemegang Saham Torang Pe Bank
Sebelumnya, Dwi melanjutkan BMKG Sam Ratulangi telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk di wilayah Sulut pada 14-15 Februari.
“Fasilitas yang mengalami kerusakan antara lain atap dan rangka gedung terminal serta plafon,” kata Dwi Arianto, Rabu (17/03/2021).
Dwi juga mengatakan sebagai pihak yang bertangggungjawab terhadap pengelola Bandar Udara Siau,
Baca juga: Kapolresta Manado Pimpin Serah Terima Jabatan Kapolsek Pineleng
Baca juga: Masih Ingat Jeje Soekarno? Cicit Bung Karno & Anak Donna Harun Ini Hidup Mewah Bak Konglomerat Muda
Baca juga: Babak 16 Besar Liga Champion, Lazio Berjuang atau Dibantai Dikandang Bayern Munchen, Ini Link
pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara di hari kejadian.
“UPBU Naha Tahuna saat ini sedang menunggu audit investigasi yang akan dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan bersama Direktorat Bandar Udara,” jelas Dwi.
Bandar Udara Siau yang mempunyai panjang landasan pacu 1.325 meter itu sebelumnya direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada November tahun lalu.
Baca juga: Warga Desa Kamalu Antusias Bantu Satgas TMMD
Baca juga: Besok RUPS Bank SulutGo, Bola di Tangan Olly Dondokambey sebagai Pemegang Saham Pengendali
Baca juga: PSBB Gelar Khitanan Massal
Namun peresmian bandara yang bisa menampung 17 ribu penumpang per tahun itu batal di tengah semua persiapan yang sudah dilakukan.
Terkait pembatalan peresmian itu, Dwi menjelaskan bahwa alasan penundaan peresmian disebabkan jadwal Presiden.
“Peresmian yang diusulkan oleh Kementerian Perhubungan adalah peresmian 7 bandara di Indonesia, termasuk Bandar Udara Siau,” katanya.
Diketahui, Dari laporan Analisis Cuaca Ekstrim di Kabupaten Kepulauan Sitaro yang dibuat BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado,
Baca juga: Warga Desa Kamalu Antusias Bantu Satgas TMMD
Baca juga: DAW Berikan Layanan Cek Up Motor Honda Gratis
disebutkan pada tanggal itu terjadi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada (15/2/2021) dini hari menyebabkan kerusakan infrastruktur di Bandara Siau,” tulis laporan BMKG.