Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

Pisau Tertancap di Leher, Suami Bunuh Istri yang Hamil 8 Bulan, Marah Ambil Makanan dari Tetangga

Seorang pria bernama Terbit Sitepu mengakui perbuatannya, setelah sebelumnya sempat berbohong di hadapan penyidik bahwa ia bukan pembunuh istrinya

Editor: Rhendi Umar
TribunBatam.id
Terbit Sitepu (29) tersangka yang membunuh sang istri yang sedang mengandung 6 bulan. Sempat mengelak dan berbohong, akhirnya Terbit Sitepu mengaku membunuh istrinya karena marah. 

Dari olah TKP ulang itu, penyidik Polsek Lubuk Baja menemukan fakta mencengangkan.

Ternyata pisau itu menancap di leher korban karena dilempar dari jarak 2 meter ketika mereka sedang cekcok.

Hal yang membuat miris, pelemparan pisau itu dilakukan oleh Terbit Sitepu di depan anak lelakinya yang masih berumur 6 tahun.

"Dari olah TKP ulang, kami tahu kalau pisau itu bukan nancap saat dia terjatuh di kamar mandi. Awalnya mereka cekcok, kemudian terjadilah pelemparan pisau itu. Pisau menancap ke leher korban dan memutuskan urat Vena di leher korban.

Anaknya melihat itu. Namun saat istrinya jatuh pelaku langsung minta tolong untuk meminta bantuan," pungkas Kompol Arya Tesa Brahmana.

Terbit Sitepu (29) tersangka yang membunuh istrinya yang sedang hamil 6 Bulan di Batam. (TribunBatam.id)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Artikel ini telah tayang di Tribunternate.com dengan judul Marah karena Istrinya Makan Makanan Pemberian Tetangga, Suami di Batam Bunuh Istri dengan Pisau

Berita Terkait Pembunuhan

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved