Breaking News:

Partai Demokrat

Kubu Moeldoko Optimistis Diakui Kemenkumham, 'Bilangnya KLB abal-abal dan Ilegal, Kenapa Galau'

Aksi kubu Demokrat AHY di Sulut dengan mendatangi Kemenkumham Sulut, KPU Sulut, serta tandatangan notaris ditanggapi santai kubu Moeldoko di Sulut

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
YouTube Kompastv
Pidato Perdana Moeldoko Usai Terpilih Jadi Ketum Demokrat Versi KLB Deli Serdang, Jumat (5/3/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi kubu Demokrat AHY di Sulut dengan mendatangi Kemenkumham Sulut, KPU Sulut,

serta tandatangan notaris ditanggapi santai kubu Moeldoko di Sulut.

"Bilangnya KLB abal - abal dan Ilegal. Lantas kenapa galau," kata Vecky Gandey, Koordinator Rombongan KLB Provinsi Sulut kepada Tribun Manado via ponsel Senin (15/3/2021) malam. 

Ungkap Gandey, pihaknya menanti putusan Kemenkumham. 

Baca juga: Kabupaten Boltim Mulai Vaksinasi Covid-19 ke Para Pelayan Publik, Termasuk Pekerja Media

Baca juga: Tak Kunjung Dilantik Sejak 2018, 157 Pejabat Fungsional Akhirnya Dilantik Di Era Caroll-Wenny

Baca juga: Sisca Kohl Pamer Tabungan di TikTok, Jeremy Teti Sindir Sebut Rekayasa, tapi Ada Positifnya

Ia hakul yakin eksistensi kubu Moeldoko dapat diakui Kemenkumham.

"Tunggu dan hargai saja proses yang sedang berlangsung.

Karena sekali lagi, semangat KLB adalah demi kebesaran Demokrat sekaligus menghilangkan Oligarki kelompok tertentu," katanya. 

Menurut Vecky, klaim kubu AHY mendapat simpati rakyat tak sepenuhnya benar.

Kisruh partai Demokrat membawa berkah bagi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Ia sendiri merasakan dukungan rakyat ke kubu Moeldoko kian besar. 

"Saat saya tiba di Manado naik gocar, supirnya katakan pas Moeldoko naik, karena Demokrat sudah jadi partai keluarga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved