Breaking News:

Kudeta Militer Myanmar

Seorang Demonstran Perempuan di Myanmar Tertembak di Kepala, Bagaimana Faktanya?

Seorang demonstran perempuan dikabarkan tertembak pihak kepolisian. Bagaimana kisahnya?

Kompas.com
Foto di media sosial memerlihatkan seorang demonstran perempuan tersungkur dalam demonstrasi menentang kudeta Myanmar di Naypyidaw. Demonstran tersebut dilaporkan ditembak di bagian kepala. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, NAYPYIDAW - Seorang perempuan berusia 19 tahun di Myanmar dikabarkan tertembak pihak kepolisian.

Hal ini terjadi ketika demonstrasi tolak kudeta militer berlangsung di Myanmar selama beberapa hari.

Terkait hal ini BBC mengamati video di media sosial (Medsos) dan berdiskusi dengan ahli forensik untuk memeriksa bukti-bukti yang ada.

"Polisi maju dengan truk. Para pengunjuk rasa mundur. Kami mengawasi dari pinggir jalan."

Mya Tha Toe Nwe, seorang pengunjuk rasa di Myanmar, menceritakan momen sesaat sebelum adik perempuannya ditembak di bagian belakang kepala pada Selasa (09/02) di ibu kota Myanmar, Naypyidaw.

Mya Thwe Thwe Khaing dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Penembakan perempuan muda itu menjadi momen penting dalam perjuangan Myanmar untuk demokrasi, menyusul kudeta militer pekan lalu.

Rekaman video insiden tersebut, dan sebuah foto yang menunjukkan perempuan itu dalam keadaan berdarah-darah dan tidak sadarkan diri setelah penembakan, telah banyak dibagikan di media sosial.

Banyak warganet di Myanmar marah akan insiden yang tampaknya merupakan penembakan pertama terhadap warga sipil sejak aksi protes dimulai, dan PBB telah menyatakan khawatir atas tindakan pasukan keamanan.

Tentara mengatakan bahwa hanya proyektil karet, bukan peluru tajam, yang digunakan selama protes dan polisi sedang menyelidikinya.

Halaman
1234
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved