Imlek
Sejak 20 Tahun, Baru Kali Ini Tidak Ada Pesta Kembang Api Pada Perayaan Imlek di Bitung
Perayaan malam tahun baru Imlek di Klenteng Seng Bo Kiong Kota Bitung, menorehkan cerita baru, tak ada pesta kembang api
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Perayaan malam tahun baru Imlek di Klenteng Seng Bo Kiong Kota Bitung, menorehkan cerita baru.
Tahun 2021 ini di tengah pandemi Covid-19, pesta kembang api yang selalu digelar usai sembayang Sin Cia 1 Ca Gue 2572 tidak dilakukan, Kamis (11/2/2021).
Tahun ini tahun baru Imlek, dilambangkan dengan kekuatan atau Sio kerbau.
Pengurus Klenteng Seng Bo Kiong yang berada di jalan 46 Kelurahan Kadoodan Bitung, sudah menyampaikan informasi itu sejak beberapa hari sebelumnya.
Baca juga: Edwin Silangen Jabat Plh Gubernur 3 Hari, Pengamat Politik: Agar Sulut 1 Jangan Kosong
Baca juga: KKB Lepaskan Tembakan Lagi, 1 Anggota TNI Alami Luka
Baca juga: Tingkatkan Pengendalian Covid-19, Jajaran Polda Sulut Beroperasi di Pos Terpadu KEK
Bahkan umat Tridharma Klenteng Seng Bo Kiong, menggelar sembayang yang biasanya berlangsung malam hari kini dipindahkan keesokan harinya Jumat (12/2/2021).
Meski tidak dilakukan, ada beberapa warga yang terpantau mendatangi seputaran klenteng.
"Kenapa gelap-gelap, tidak biasanya," ujar seorang warga yang menantikan pesta kembang api Kamis malam.

Menurut warga pesta kembang api, sudah menjadi hiburan warga kota Bitung dan sekitarnya.
Warga pria ini akhirnya di berikan informasi oleh petugas, bahwa tidak ada pesta kembang api di Klentang.
Lalu warga yang nampak datang bersama sejumlah rekannya, berlalu pergi meninggalkan seputaran klenteng.
Menurut James Gopan ketua pengurus Klenteng Seng Bo Kiong, pesta kembang api yang di laksanakan pada malam tahun baru Imlek rutin dilaksanakan.
Baca juga: Petugas Lakukan Rapid Test dan Cek Suhu Tubuh di Pintu Gerbang KEK Bitung
Baca juga: Gisella Anastasia Bilang Tak Ingin Pernikahan dengan Wijin Batal, Begini Sikap Keluarga
"Baru kali ini tidak kami lakukan, karena covid 19. Dari informasi yang disampaikan penasehat-penasehat Klenteng pesta kembang api sudah di gelar selama 20 tahun, baru sekarang tidak dilaksanakan," cerita James.
Seperti yang diwartakan sebelumnya, Rolly Ciwulusan rohaniawan Klenteng Seng Bo Kiong Bitung mengatakan,
dari hasil musyawarah dan mufakat umat, pelaksanaan upacara sembayang besar pisah sambut malam imlek di tiadakan.
Ini dikarenakan, pihaknya mengacu pada aturan pemerintah tentang protokol kesehatan (prokes) yang di patuhi.
Baca juga: Kata Ahok untuk Anak Muda: Kalau Mau Kaya Jangan Jadi Politisi
Baca juga: Pemkab Minut Berlakukan PPKM Mikro, Picu Pro dan Kontra, Ini Demi Kebaikan Warga
"Jadi kalau tahun-tahun sebelumnya, ada upacara sembayang dan pesta kembang api di Klenteng, setiap tanggal 11 Februari .
Namun tahun ini upacara sembahyang akan kami lakukan keesokan harinya yaitu tanggal 12 Februari 2021, tidak ada seremonial apalagi kembang api," tutur Ko Awo sapaannya ketika di wawancarai Tribunmanado.co.id, Selasa (9/2/2021).
Lanjut Ko Awo, langkah yang diambil agar tidak terjadi kerumuman atau orang berkumpul dan demi kepentingan keselamatan umat terjaga dan terhindar dari pandemi covid-19.
Dia menambahkan, untuk umat yang akan melakukan sambayang bisa diatur agar tidak berkumpul.
Baca juga: Masih Ingat Din Syamsuddin? Dilaporkan Tuduhan Radikal, Banyak yang Heran, Curiga Ada Arahan Khusus
Namun, pihaknya tidak bisa mengantisipasi kedatangan masyarakat yang dalam jumlah banyak datang menyaksikan pelaksanaan pesta kembang api di Klenteng.
Klenteng Seng Bo Kiong terletak di kelurahan Kadoodan tepat di jalan 46.
Setiap tahunnya di awal bulan Februari, mulai terasa persiapan umat Klenteng Seng Bo Kiong untuk menyambut tahun baru Imlek hingga persiapan-persiapan ritual suci Cap Go Meh.
Masyarakat kota Bitung dan sekitar kota Bitung, begitu antusias.
Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, berjubel di tepi jalan protokol di Kota Bitung untuk melihat aksi dari Tang Sin yang di arak di atas Kio.
Terkait dengan pelaksanaan menyambut berkat yang diyakini umat Tridharma yaitu Poa Poe, pihaknya masih akan membicarakan lebih lanjut.
Secara rohoni, pihaknya berencana akan melakukan upacara itu di lingkungan klenteng tidak ada prosesi ke luar ke jalan.
Baca juga: Bursa Calon Gubernur DKI Memanas, Nama Raffi Ahmad dan Agnez Mo Masuk Daftar Calon Kepala Daerah
"Dengan harapan, semoga restu Tuhan kabulkan permohonan kami. Dengan keyakinan semoga kota Bitung dan sekitarnya aman dan tentram," tambahnya.
Terpantau menjelang tahun baru imlek, aktivitas di Klenteng Seng Bo Kiong Bitung nampak lenggang.
Biasanya dalam persiapan sambayang Sin Cia 1 Ca Gue, banyak kendaraan mobil yang terparkir di depan Klenteng.
Namun beberapa hari ini, Klenteng nampak sepi. Hanya ada beberapa perempuan dewasa, yang menjadikan Klenteng sebagai tempat berfoto-foto.(crz)
Baca juga: Cerita di Balik Viral Polisi Lalulintas Bantu Kucing Menyeberang Jalan Raya
YOUTUBE TRIBUN MANADO