Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Kehamilan dan COVID-19

Pada kehamilan sering terjadi proses perubahan fisiologi yang menyebabkan terjadinya penurunan kekebalan serta terjadinya perubahan psikologi.

Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Ni Nyoman Sri Artina Dewi.,M.Keb 

Nama         : Ni Nyoman Sri Artina Dewi.,M.Keb

Institusi      :STIK Sint Carolus

Prodi          : Kebidanan

COVID-19 masih mejadi berita hangat yang banyak diperbincangkan oleh masyarakat dimanapun. Walaupun sudah ditemukan vaksin namun orang yang terkena virus ini masih sangat tinggi.

Hal ini bisa dilihat dari data yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Di mana dari data tersebut, setiap harinya selalu ada penambahan kasus positif.

Apa itu COVID-19? Semua orang mukin sudah tahu, COVID-19 merupakan suatu virus dari kelompok coronavirus yang menyerang sistem pernafasan yang dapat menular antar manusia. Virus ini sangat cepat menyebar kepuluhan negara termasuk Indonesia.

Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina pada Desember 2019. Penyebaran virus ini sangat cepat dan memiliki resiko yang lebih tinggi pada beberapa populasi rentan seperti pada kelompok ibu hamil (Aritonang dkk,2020).

Mengapa ibu hamil termasuk kelompok rentan ? Pada kehamilan terjadi proses perubahan fisiologi yang menyebabkan terjadinya penurunan kekebalan serta terjadinya perubahan psikologi yang membuat ibu sering mengalami stress.

Menurut Chrisyani dan Padang, 2020, paling tinggi terjadi kasus COVID-19 pada trimester III hal ini karena pada masa kehamilan terjadi perubahan respon imun sesuai dengan usia kehamilan, pada trimester I disebut dengan stadium proinflamasi dimana proses implantasi embrio, trimester II disebut stadium anti -implamasi yaitu stadium memelihara pertumbuhan janin sedangkan trimester III disebut stadium proinflamasi yaitu mendekati masa persalinan, dimasa menjelang persalinan inilah kasus COVID-19 paling banyak terjadi.

Karenanya pada ibu hamil perlu mendapatkan perhatian yang serius dalam mencegah penularan COVID-19.

Adapun beberapa kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah untuk mencegah penularan virus COVID-19 ini yakni dengan mengurangi jumlah dan waktu kunjungan ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Selama hamil kunjungan antenatal care dilakukan sebanyak 6 kali yakni 1 kali pada trimester 1 yang tujuannya untuk skrining factor resiko (HIV, Sifilis, Hepatitis B), 2 kali pada trimester 2 pada kunjungan ini dilakukan USG untuk skrining preeklampsia atau kelainan bawaan, dilakukan pada usia kehamilan 20-24 minggu dan 28 minggu serta 3 kali pada trimester 3 yakni untuk persiapan persalinan.

Namun pada pemeriksaan kehamilan trimester kedua dilakukan penundaan  pemeriksaan atau pemerksaan  dilakukan melalui tele-konsultasi klinis kecuali ada keluhan atau tanda bahaya.

Selain aturan dari pemerintah, pembatasan kefasilitas pelayanan kesehatan juga dikarenakan rasa keenganan ibu hamil karena kekuatiran tertular, hal ini juga dipengaruhi oleh beberapa informasi yang simpang siur yang diterima oleh masyarakat terkait COVID-19 ini sehingga menjadikan ibu makin takut untuk keluar.

Kunjungan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental pada ibu hamil secara optimal, hingga mampu menghadapi masa persalinan, nifas, menghadapi persiapan pemberian ASI secara eksklusif, serta kembalinya kesehatan alat reproduksi dengan wajar.

Seberapa penting kunjungan antenatal care ini? Jawabannya sangat penting. karena dari kunjungan antenatal care edukasi dan informasi mengenai kehamilan, persiapan persalinan sampai persiapan menyusui diberikan kepada ibu hamil.

Pemberian edukasi dan informasi bisa diberikan sedini mungkin, sehingga jika terjadi komplikasi – komplikasi yang dapat membahayakan ibu dan janin dapat teratasi.

Angka kematian maternal salah satu disebabkan karena terlambat dalam mendeteksi tanda – tanda bahaya kehamilan.

Adapun tujuan dari antenatal care yakni : memantau kemajuan proses kehamilan, mengetahui adanya komplikasi kehamilan, mempersiapkan proses persalinan, menurunkan jumlah kematian dan kesakitan pada ibu, menyiapkan peran ibu dalam keluarga dan mempersiapkan ibu dalam memberian ASI ekslusif.

Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan di Praktek Bidan Mandiri, Puskesmas, klinik, atau rumah sakit. 

Pemeriksaan ANC pada ibu hamil dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan, antara lain bidan, maupun dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

Informasi dan edukasi sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mengetahui perkembangan kehamilannya.

Sebelum adanya pandemi, informasi dan edukasi ini didapatkan pada saat melakukan kunjungan ke bidan atau kefasilitas pelayanan kesehatan tanpa ada rasa takut dan kapanpun ibu membutuhkan.

Nah dalam pandemi seperti saat ini bagaimana cara ibu hamil untuk bisa mendapatkan informasi terkaitan dengan kehamilan, mengingat ibu hamil dibatasi untuk melakukan kunjungan terkait upaya dalam mencegah terjadinya penularan COVID-19 ini?

Ada beberapa cara yang bisa ibu lakukan yaitu dengan membaca dan mempelajari buku KIA yang ibu miliki, melakukan perjanjian terlebih dahulu dengan bidan atau tenaga kesehatan lainnya untuk kunjungan tujuannya adalah untuk menghindari kontak dengan banyak orang, sehingga ibu hanya bertemu dengan bidan atau tenaga kesehatannya saja, cara lain adalah ibu bisa berkonsultasi kehamilan dengan menggunakan aplikasi TELEMEDICINE (misalnya sehati, tele-CTG, Halodoc, Alodoc, teman bumil dan masih banyak aplikasi lainnya) dan edukasi berkelanjutan melalui SMSBunda, yang pasti cara ini sangat berguna untuk ibu hamil yang membutuhkan banyak informasi tentang perkembangan kehamilannya tanpa harus kontak dengan bayak orang.

Jadi banyak sekali cara yang bisa ibu hamil lakukan untuk tetap dapat memantau perkembangan janinnya dalam masa pandemi seperti sekarang ini, ibu hamil tidak perlu kuatir walaupun kunjungan untuk pemeriksaan kehamilan kefasilitas pelayanan kesehatan dibatasi namun ibu tidak akan kurang mendapatkan informasi terkait dengan keluhan atau masalah yang dihadapinya saat kehamilan.

Sosok Meggy Diaz yang Dikabarkan Dekat dengan Tukul Arwana, Rupanya Miliki Sumber Uang yang Melimpah

Gugatan Pilkada Manado, Tim AA-RS Siapkan Rekaman Aksi Pala dan Lurah

6 Zodiak Ini Sangat Susah Lupakan Mantan Kekasih, Zodiakmu Termasuk?

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved