Pilkada Minut
JG-KWL Siap Realisasikan 10 Program Prioritas 100 Hari Pertama dan Tuntaskan Permasalahan Daerah
JG-KWL akan ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 silam, pada Rabu (20/1/2021)
Penulis: Erlina Langi | Editor: David_Kusuma
"Kami pun akan melakukan pemulihan secara cepat dan tepat pasca pandemi Covid-19, serta melakukan reformasi birokrasi dan pelayanan publik," terang dia.
JG-KWL lanjutnya, juga akan melakukan pembinaan dan fasilitasi untuk generasi muda berprestasi di Minahasa Utara, sekaligus pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi terhadap BUMDes di seluruh desa
Baca juga: KPU dan Bawaslu Sulut Siap Hadapi Sengketa Pilkada Manado dan Boltim di MK
"Kami juga akan melakukan eksplorasi, pendataan, riset, dan promosi secara masif terhadap lokasi-lokasi potensial sebagai situs baru ekonomi pariwisata di seluruh Minahasa Utara untuk merespon peluang Minahasa Utara
sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sehingga dampak positif bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat dilipatgandakan dan dirasakan manfaatnya secara lebih luas," jelasnya
Dan yang terakhir, kami akan memperbaiki infrastruktur dan fasilitas publik sehingga dapat lebih ramah dan nyaman dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Tentu ini akan menjadi program prioritas kita yang akan diselesaikan dalam waktu 100 hari kerja pada pemerintahan pertama," bebernya
Baca juga: JADWAL Liga Italia Pekan 19, AC Milan Campione dinverno Jika Mampu Tahan Atalanta
Dalam kesempatan itu, Joune menegaskan, ia dan Kevin, juga siap menyelesaikan segudang masalah yang saat ini dihadapi Pemkab Minut, pasca dilantik pada 17 Februari mendatang
"Jelas berbagai persoalan yang dihadapi Pemkab saat ini, akan kami selesaikan, karena semua ada solusinya, dan ini yang menjadi komitmen kami," terangnya.
Di lain sisi, Joune juga menegaskan ia dan Kevin akan melakukan audit dan investigasi mendalam terhadap kinerja setiap OPD
"Hal ini dimaksudkan agar kita dapat mengetahui apa yang telah dilakukan sebelumnya, agar jika memang ada kesalahan, maka mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka," tuturnya.
Baca juga: Kritik Pedas Walhi: Mending Jokowi Tak Datang di Kalsel Jika Hanya Salahkan Hujan dan Sungai
Ini tambah dia, merupakan langkah awal untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
"Kami juga berjanji akan mengubah sistem birokrasi yang selama ini masih belum optimal, termasuk menjamin tidak adanya jual beli jabatan serta deal-deal yang justru akan merugikan masyarakat," tegas dia.
JG-KWL tambahnya, juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kerinduan dan harapan masyarakat Minahasa Utara. (drp)
Baca juga: Imbas Pilkada Serentak 2020, 40 Komisioner KPU Terpapar Covid
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: