Banjir di Bitung
Air di DAS Kerap Meluap, Pemerintah Buat Talud Pengaman Sementara
Pemerintah Kota Bitung langsung berpikir cepat, mengatasi permasalahan banjir bandang di sejumlah kelurahan
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Pemerintah Kota Bitung langsung berpikir cepat, mengatasi permasalahan banjir bandang di sejumlah kelurahan ketika terjadi hujan berkepanjangan dengan intensitas deras.
Seperti yang dilakukan di wilayah Kelurahan Girian Bawah, Girian Weru 1 Kecamatan Girian serta di Kelurahan Manembo-Nembo Bawah Kecamatan Ranowulu,
pasca-terjadi banjir bandang dari luapan Daerah aliran sungai (DAS) atau kuala Girian yang membuat ratusan rumah kemasukan air.
Dilakukan pembuatan talud pengaman sementara.
Baca juga: Ombak Laut di Kawasan Megamas Menghempas Sampai ke Jalan, Beberapa Warga Basah Kuyup
Baca juga: BSG Peduli, Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Manado dan Gempa Sulbar
Baca juga: Ini Titik-titik Rawan Longsor dan Pohon Tumbang di Tomohon
Baca juga: Fery Keintjem Gratiskan Hotelnya Untuk Pengungsi Korban Banjir di Manado
"Iya, pasca Sabtu subuh, hujan membuat volume air di DAS atau Kuala Girian meluap hingga masuk ke rumah warga.
Pagi harinya kami langsung membuat talud pengaman material karung isi sirtu," tutur Ignatius Rudy Theno Minggu (17/1/2021)malam.
Untuk penanganan secara permanan, pihaknya akan mengupayakan menata anggaran di anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2021 untuk perbaikan dan pembuatan talud di sepanjang DAS atau kuala Girian yang padat pemukiman warga.
Pembuatan talud pengaman sementara, berlangsung di dua titik, di kompleks Langsa 2 kelurahan Girian Bawah lingkungan I dan II.
Baca juga: AC Milan Akan Duetkan King Zlatan dengan Mandzukic, Pioli Berharap Inter Terjungkal Lawan Juventus
Baca juga: Kisah Seorang Perawat Mempertaruhkan Nyawanya Selamatkan Bayi dari Reruntuhan saat Gempa di Sulbar
Semantara itu dari keterangan yang disampaikan Kapolsek Matuari Kompol Andri Permana, hasil koordinasi Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo dengan Ir Maurits Mantiri Wakil Wali kota Bitung ada 3 titik di tanggul yang jebol akan diperbaiki.
Sebelumnya hujan deras yang mengguyur kota Bitung, membuat luapan air dari DAS atau Kuala Girian meluap.
Sebanyak 93 rumah di Kelurahan Girian Bawah, 105 di Manembo-Nembo dan 26 di Girian Weru tergenang air.
Akibatnya warga ada yang mengungsi ke daerah lebih tinggi dan bertahan sambil menyelamatkan barang penting serta berharga, seperti surat-surat dan barang elektronik.
Baca juga: Rumahnya Terendam Banjir hingga Jendela, Warga Ternate Tanjung Ini Ngungsi di Masjid Darul Arqam
Baca juga: Kasus Covid-19 di Minut Nyaris Tembus 1.000 Kasus
"Kami sudah sering alami rumah kemasukkan air hingga lutut orang dewasa, ketika kondisi hujan berkepanjangan mengakibatkan air kuala Girian meluap.
Sehingga saat kondisi itu mulai terjadi kami kerap diselimuti rasa was-was," kata Edi Poxy warga Kelurahan Girian Weru.
Menurutnya, faktor mengapa volume air semakin banyak menggenangi DAS atau Kuala Girian diduga karena ada proyek di bagian hulu.
Dimana sebelum ada pengerjaan proyek jalan tol, jarang terjadi seperti ini.
Namun sekarang, warga yang tinggal di sepanjang bantaran DAS atau kuala Girian diselimuti rasa takut.
Baca juga: Diingatin Serah Terima Rumah Rp 1,5 Miliar, Cindy Mengaku Kalau Beli Rumah 3 Tahun Lalu
Baca juga: Kelurahan Kasawari Menuju Kampung Tangguh Nusantara, Warga Gotong Royong Tarik Soma Dampar
Saat ini Minggu malam kondisi DAS atau kuala Girian sudah normal, air sudah turun, tak lagi masuk ke dalam rumah bagian belakang sambil membersihkan lumpur dan sisa-sisa air.
Ir Maurits Mantiri MM wakil wali kota Bitung, bersama Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo dan Dandim 1310 Bitung Letkol Inf Benny Lesmana langsung mendatangi lokasi banjir dan talud yang bobol, Sabtu (16/1/2021) pagi.
"Kami langsung koordinasikan dengan para pihak, dan mengambil langkah penyelesaian untuk menangani masalah ini," kata Maurits.
Baca juga: Ramalan Zodiak Karier Besok Senin 18 Januari 2021, Libra Tingkatkan Hubungan Kerja, Leo Sangat Baik
Pihaknya juga menghimbau kepada warga Kota Bitung yang tinggal di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor, untuk waspada dengan kondisi cuaca hujan deras berkepanjangan diseratai angin kencang.
Kepada warga dan pemerintah di kelurahan hingga pala dan RT, untuk rajin mengikuti informasi cuaca yang disampaikan BMKG serta himbauan aparat TNI dan Polri serta BPBD, apa saja yang harus dilakukan sebelum dan ketika terjadi musibah bencana.
"Torang doakan, semua Indonesia, Sulut dan Bitung dijauhkkan dari bencana. Dan cuaca ekstrim segera lalu," tandasnya.(crz)
Baca juga: Cegah Bencana, Gadis Cantik Manado Aprilia Solerang Ini Ajak Jaga Kelestarian Alam
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/air-meluap-di-das-girian.jpg)