Breaking News:

Citizen Journalism

Jejak Juang R Hari Triwijaya di Pulau Manipa

Jejak dan pengabdian seorang R Hari Triwijaya sejatinya adalah miniatur banyaknya anak negeri yang berbuat melintasi zaman.

Editor: Jumadi Mappanganro
Dokumen Rustan Ambo Asse (kiri)
Drg R Hari Triwijaya 

Bahkan beragam kisah selama berada di sana menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Tak ada yang menyangka bahwa dia serupa mata air perubahan daerah sangat terpencil di Kepulauan Maluku.

Pulau Manipa yang terisolir dari dunia luar. Pasokan listrik yang hanya enam jam.

Air minum yang bersumber dari kaki bukit. Tidak ada jaringan komunikasi.

Bahkan untuk transportasi menuju kota Ambon adalah perahu yang paling kecil di antara perahu pulau yang lain.

Itupun dengan jarak tempuh paling lama 12 hingga 14 jam perjalanan.

Lelaki itu R Hari Triwijaya.

Dia menyelesaikan studi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin dalam rentang waktu 13 tahun, 8 tahun untuk program sarjana dan 5 tahun untuk program profesi dokter gigi.

Dia berkisah bahwa dirinya beberapa kali hendak mengundurkan diri dan memilih nasib untuk kembali ke Madura, kampung halamannya.

Dia tak kuasa dan iba melihat ibunya kini sendirian, sejak bapaknya meninggal pada saat masih semester dua.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved