Breaking News:

Citizen Journalism

Ekonomi Indonesia Tumbuh 7 Persen, Golkar Sulut Apresiasi Kinerja Airlangga Hartarto

BPS hari ini mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh positif mencapai 7,07 persen (yoy) pada triwulan II-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu.

Editor: Jumadi Mappanganro
Dokumen Tribun Network
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Direktur News Tribun Network di Kantor Tribun Network, Palmerah, Jakarta, Rabu (2/9/2020) lalu. Ekonomi Indonesia Tumbuh 7 Persen, Golkar Sulut Apresiasi Kinerja Airlangga Hartarto 

Laporan: Lucky Mangkey
Wakil Ketua MPO DPD I Sulut dan Ketua DPD Ormas MKGR Sulut

Badan Pusat Statistik atau BPS hari ini mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh positif mencapai 7,07 persen (yoy) pada triwulan II-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu.

Atas capaian itu, kami dari DPD I Golkar Sulut mengapresiasi kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Ir Airlangga Hartarto.

Ketua Umum DPP Golkar itu juga saat ini dipercaya oleh Presiden Jokowi sebagai Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). 

Ketua Umum DPP Airlangga Hartarto yang juga Menko Bidang Perekonomian saat meeting zoom bersama sejumlah pengurus DPP dan DPD I Golkar se-Indonesia.
Ketua Umum DPP Airlangga Hartarto yang juga Menko Bidang Perekonomian saat meeting zoom bersama sejumlah pengurus DPP dan DPD I Golkar se-Indonesia. (Dokumen Lucky Mangkey)

Dalam jumpa persnya di Jakarta, Kamis 5 Agustus 2021, Kepala BPS Margo Yuwono menilai pertumbuhan ini dilatarbelakangi upaya pemerintah menjalankan program vaksinasi.

Hal itu mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan mobilitas.

Selain itu, BPS menyebut pertumbuhan juga dipengaruhi perbaikan ekonomi global terutama beberapa negara yang menjadi mitra dagang Indonesia.

Misalnya, pertumbuhan ekonomi Cina mencapai 7,9 persen, Singapura 14,3 persen, Korea Selatan 5,9 persen, dan Vietnam 6,6 persen.

"Pulihnya ekonomi pada negara yang menjadi mitra dagang kita itu mendorong permintaan luar negeri jadi ekspor kita meningkat," ujarnya.

Sebelumnya, BPS mencatat terjadi kontraksi dalam perekonomian Indonesia pada triwulan I-2021 yaitu minus 0,74 persen sehingga secara kuartal (qtq) ekonomi naik sebesar 3,31 persen pada triwulan II-2021.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved