Breaking News:

Penanganan Covid

BTKLPP Kelas 1 Manado Adakan Rapid Test Gratis di Pelabuhan Manado

Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Kota Manado mengadakan rapid test gratis

Penulis: Isvara Savitri | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Isvara Savitri
masyarakat yang menjalani rapid test di Pelabuhan Manado, Rabu (23/12/2020).   

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Kota Manado mengadakan rapid test gratis di Pelabuhan Manado, Rabu (23/12/2020).

Menurut Kepala Seksi Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan (Kasi ADKL) BTKLPP Kelas 1 Manado Fifie Fanny Polak, biasanya pihaknya melakukan pemeriksaan sampel air dan makanan yang disediakan di pelabuhan dan terminal.

Namun karena saat ini ada situasi khusus (situs) mudik di tengah pandemi virus corona (Covid-19), pihaknya mengadakan rapid test gratis.

Rapid test ini diadakan guna mencegah dan mendeteksi dini penyebaran Covid-19.

Baca juga: Jemmi Balo Beber Alasan Mogok Berlayar, THR Natal Nanti Diberi Januari Tahun Depan

Baca juga: Masuk Posko Maruasey, Setiap Penumpang Akan Dicek Suhu Tubuh

Baca juga: BREAKING NEWS: Pengguna Jasa Kapal Motor Marah ke PD Bangun Bitung, Ini Penyebabnya

Selain itu kegiatan ini juga membantu masyarakat yang mudik, anak buah kapal (ABK) dan kru kapal untuk memenuhi salah satu dokumen perjalanan, yaitu surat kesehatan atau surat hasil rapid test.

Bagi masyarakat umum yang hanya ingin memeriksakan kesehatan juga diperbolehkan mengikuti rapid test gratis ini.

"Awalnya masyarakat akan diperiksa menggunakan metode rapid antibodi. Jika reaktif nanti dilanjutkan rapid antigen lalu swab PCR dan langsung kami periksa di laboraturium kami," jelas Fifie.

Baca juga: Warga yang Masuk Minsel Harus Jalani Rapid Test Jika Suhu Tubuh di Atas 37 Derajat Celcius

Untuk kegiatan ini, pihaknya menyediakan 300 alat rapid test antibodi dan 100 alat rapid antigen.

"Kami stand by dari pukul 10.00 Wita hingga 16.00 Wita. Bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri dipersilakan," tutup Fifie.

Sayangnya, di satu sisi rapid test ini justru menyebabkan masyarakat berkerumun.

Ke depan, pihak yang berwenang dirasa perlu membuat skema khusus ketika mengadakan rapid test di fasilitas umum agar tak menciptakan kerumunan yang justru membahayakan banyak pihak.(*)

Baca juga: Warga yang Masuk Minsel Harus Jalani Rapid Test Jika Suhu Tubuh di Atas 37 Derajat Celcius

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved