Breaking News:

Tambang Ilegal

Tambang Emas di Ratatotok Kerap Makan Korban Jiwa, Kapolda Sulut: Bukan Hanya Tanggungjawab Polisi

Kasus terbaru terjadi pada Selasa (15/12/2020) lalu. Saat itu, lima penambang liar tertimbun material tanah. 

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Jumadi Mappanganro
Istimewa
Tim Gabungan TNI Polri mengevakuasi penambang yang tewas di area tambang liar Kebun Raya Megawati Soekarnoputri, Rabu (16/12/2020). 

Sampai Rabu (16/12/2020), Kapolsek Ratatotok bersama Plh Danramil 12/Belang bersama anggotanya yang dibantu masyarakat masih terus berupaya untuk melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Korban yang ditemukan tewas semua berasal dari Desa Temboan, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut.

Ketiga korban tewas yakni:

1. Reigen Maindoka (36)

2. Kems Marentek (37)

3. Agusto Kandoli (38)

Sementara dua korban yang belum ditemukan dan diduga masih tertimbun yakni Hery Kamasi dan Rommy.

Benarkah kejadian itu bukti polisi tidak tegas menindak aktivitas penambangan liar di area tersebut?

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pihaknya sudah melakukan penjagaan ketat.

Penjagaan melibatkan pihak kepolisian maupun pemerintah daerah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved