Breaking News:

RHK Minggu 6 Desember 2020

RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Kecil Itu Indah

700 tahun sebelum kedatangan Yesus, Nabi Mikha telah menubuatkan datangnya Juruselamat dari kota Betlehem.

Istimewa
Renungan Harian Kristen 

Mikha 5:1
"Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala."
--------------------------------------------

Ilustrasi.
Ilustrasi. (SHUTTERSTOCK)

TRIBUNMANADO.CO.ID - 700 tahun sebelum kedatangan Yesus, Nabi Mikha telah menubuatkan datangnya Juruselamat dari kota Betlehem. Kota ini berjarak kurang lebih 8 km dari sebelah selatan kota Yerusalem. Begitu kecilnya maka Betlehem disebut Betlehem Efrata, yang terkecil di bandingkan kota-kota lain apalagi bagi Asyur yang berkuasa di zaman itu. Di kota yang tidak dipandang dunia ini, di mana penduduknya hanya berkisar ratusan orang, di situlah Allah melahirkan sang Juruselamat melalui perawan Maria.

Tuhan tidak memilih Yerusalem yang terkenal tetapi memilih Betlehem. Di tempat yang terkecil Allah memulai pekerjaan-Nya yang besar untuk menyelamatkan manusia. Di setiap perayaan menyambut Natal Yesus, seluruh dunia mengenang kota yang kecil itu.

Seperti halnya Nabi Mikha yang berasal dari pedesaan, ada juga pemimpin atau pelayan Tuhan yang berasal dari desa dan keluarga yang sangat sederhana. Pilihan Tuhan adalah anugerah bagi kita, bukan karena tempat asal, pendidikan, kekayaan maupun status kita. Jika Tuhan memilih kita untuk melayani orang-orang kecil dan di tempat yang terkecil, syukurilah itu sebagai anugerah terbaik-Nya, sebab yang kecil itu indah dan berharga.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Kesehatan Terganggu, Mulai dari Darah Rendah hingga Drop, Seperti Ini Resikonya 

Baca juga: Kejati Sulut Gelar Penyuluhan Hukum di SMK Negeri 1 Tomohon, Ingatkan Soal Pengelolaan Dana Bos

Keluarga Kristen yang bersyukur, kita mungkin berasal dari keluarga yang sederhana, bukan dari tempat yang terkenal, sekolah yang terbaik dan sebagainya. Justru Tuhan memakai apa yang tidak diperhitungkan dunia ini. Apabila Tuhan memakai dan memberkati kita, maka selayaknyalah hormat dan pujian disampaikan kepada-Nya. Bukan karena kuat dan hebatnya kita melainkan karena anugerah Allah. Dengan demikian kita akan memaknai keterpilihan ini dengan selalu melakukan yang terbaik bagi Kemuliaan Tuhan. Amin.

DOA: Kepada-Mu kami bersyukur, sebab kami menyadari akan besarnya anugerah Tuhan. Kami bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa tapi Tuhan mau memakai kami menjadi alat-Mu Amin.

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved