Breaking News:

Opini

Advokat Penegak Hukum Bebas dan Mandiri!

Profesi dimana seseorang untuk mengabdikan diri kepada kepentingan klien atau masyarakat yang dituntut harus profesional

Istimewa
Vebry Tri Haryadi (Praktisi Hukum, Advokat Manado) 

Catatan: Vebry Tri Haryadi (Praktisi Hukum, Advokat Manado)

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - MENJADI seorang Advokat bukanlah perkara mudah. Profesi dimana seseorang untuk mengabdikan diri kepada kepentingan klien atau masyarakat yang dituntut harus profesional dalam keadaan apapun juga. Profesi Advokat adalah profesi mulia, walau di mata masyarakat predikat lainnya juga melekat baik plus dan minusnya. Namun, Advokat tetaplah profesi mulia yang berada bersama-sama dengan penegak hukum lainnya.

Karya terbesar seorang Advokat/ Penasihat Hukum/Pengacara tiada lain adalah untuk membantu hakim mengungkap kebenaran materiil atas suatu kasus yang sedang ditangani. Oleh karena itu, Penasihat Hukum hendaknya harus konsisten dengan perkara yang dibelanya meski penuh risiko. Tenaga, pikiran, biaya dan waktu suatu yang tak dapat dielakkan jika Penasihat Hukum bekerja secara profesional.

Advokat sebenarnya adalah satu potensi kekuatan dalam masyarakat dan negara untuk menegakkan hukum, keadilan, kebenaran dan Hak Asasi Manusia (HAM). Ungkapan Shakespeare, sastrawan Inggris ternama, mengatakan, "Let's kill all the lawyers." Kalau ingin mendirikan negara diktator dan ingin menghapus persamaan HAM, maka bunuhlah terlebih dahulu para Pengacara/Advokat.

Baca juga: Kabar Duka, Ricky Yacobi, Striker Legenda Timnas Indonesia Meninggal Dunia saat Main Bola

Baca juga: Profil Dudung Abdurachman Sosok yang Berani Perintahkan Copot Baliho Pemimpin FPI Rizieq Shihab

Baca juga: Terungkap Alasan PA 212 Berterima Kasih pada TNI Atas Insiden Pencopotan Baliho Rizieq Shihab

Apa dan siapa Advokat itu ? 

Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan ...., demikian bunyi Pasal 1 butir 1 Undnag-Undang (UU) No. 18 tahun 2003 tentang Advokat. Pasal 15 UU Advokat telah menegaskan bahwa status Advokat Penegak Hukum yang bebas dan mandiri. Jadi, Penegak Hukum diantara Penegak Hukum lainnya, Polisi, Jaksa, dan Hakim.

Mengapa Advokat begitu banyak sebutan nama ?

Advokat salah satu profesi yang paling banyak memiliki sebutan nama di antaranya: pembela, penegak hukum, penasihat hukum, praktisi hukum, ahli hukum, konsultan hukum, lawyer, dan lain-lain. Selanjutnya SEMA No.047/TUN/III/1989 ada lagi diperkenalkan Pengacara Praktik disamping Advokat. Bahkan dalam prakteknya bermunculan istilah asing, seperti Attorney-At-Law, Advocates, Solicitors, Law Firm dan lain-lain.

Namun, yang lebih populer di kalangan masyarakat selain Advokat adalah Pengacara. Pengacara/Advokat dapat membela setiap klien dalam perkara apapun dan dimana pun. Oleh karena itu, tidaklah mulia memandang sebelah mata profesi advokat karena profesi ini cukup berperan dalam proses penegakan hukum di negeri ini dengan berbagai karut marut dunia hukum dengan kepentingan penguasa yang korup.

Sosok Advokat memiliki  ciri khas yang melekat pada dirinya, selain harus berani juga: berpenampilan rapi dan selalu mengenakan pakaian necis, ramah, pintar berbicara, pejuang kebenaran dan keadilan dan umumnya suka senyum.

Halaman
12
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved