BNI
Lindung Nilai BNI Kanwil Manado, Permudah Nasabah Kurangi Risiko Keuangan
Pandemi Covid-19 telah mengguncang ekonomi global dalam kurun waktu singkat
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pandemi Covid-19 telah mengguncang ekonomi global dalam kurun waktu singkat.
Banyak negara di dunia, termasuk Indonesia memberlakukan berbagai kebijakan darurat seperti pembatasan perjalanan, penutupan perbatasan, lockdown, dan social distancing untuk mengendalikan pandemi.
Langkah-langkah ini berdampak parah pada saluran distribusi, kegiatan ekonomi, dan perdagangan internasional.
Para pengusaha yang memiliki bisnis dengan skala internasional tentu sangat bergantung dengan pergerakan nilai tukar (kurs) dan suku bunga yang bergerak sangat dinamis.
Baca juga: Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni Beber Penjelasan APBD 2021 di DPRD Sulut
Baca juga: Guru Non-ASN Bakal Terima Subsidi Rp 1,8 Juta, Yusri: Perlu Pertimbangan Besaran Dana
Baca juga: Kerja Sama BNI-Tribun Manado Serahkan Berbagi Kemudahan Bagi Tenaga Medis RSGM Tomohon
Kondisi ini tidak selalu memberikan dampak positif dan menimbulkan resiko tersendiri bagi para pengusaha.
Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah Manado terus berupaya memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengurangi risiko yang muncul atau yang mungkin akan timbul akibat gejolak pasar keuangan dengan program Lindung Nilai (hedging).
Untuk memenuhi kebutuhan nasabah tersebut, BNI menawarkan ragam produk Lindung Nilai yang dapat dimanfaatkan untuk melindungi aset, kewajiban maupun arus kas nasabah dari dampak negatif pergerakan pasar keuangan.
Baca juga: Danlantamal VIII Manado, dari Loper Koran Menjadi Jenderal Marinir Bintang Satu
Head of Region BNI Wilayah Manado Koko Prawira Butar-Butar menjelaskan, dengan
melakukan transaksi Lindung Nilai, maka perusahaan akan terlindungi dari risiko kerugian kurs.
"Mengingat, kurs nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (USD) sangat
fluktuatif," kata Koko kepada Tribun Manado, Selasa (17/11/2020).
Ia menjelaskan, keunggulan yang ditawarkan BNI adalah aplikasi BNI DigiHedge yang dapat diakses
melalui website BNI di www.bni.co.id.
BNI menyediakan suatu sistem untuk mendiagnosa kebutuhan Lindung Nilai nasabah sehingga dapat memberikan solusi transaksi lindung nilai yang tepat untuk memitigasi risiko yang terdeteksi.
Baca juga: Pendapatan Alfamidi Naik 9,59 Persen di Kuartal Ketiga 2020
Kemudahan akses terhadap berita dan data sekarang ini sedikit banyak dapat membantu nasabah untuk melakukan analisa terhadap arah pergerakan instrumen-instrumen pasar keuangan.
Berdasarkan prediksi inilah para pelaku usaha maupun individu yang
berkepentingan dapat menyusun rencana Lindung Nilai sesuai kebutuhannya.
BNI juga menawarkan kemudahan yang menarik untuk bertransaksi Lindung Nilai.
Sebelumnya nasabah yang akan melakukan transaksi Lindung Nilai harus memiliki fasilitas
'treasury line' atau menyerahkan jaminan berupa marginal deposit yang diblokir dan diikat gadai
sebesar 100 persen dari nilai transaksi.
Baca juga: Pendapatan Alfamidi Naik 9,59 Persen di Kuartal Ketiga 2020
Saat ini, nasabah cukup menyiapkan marginal deposit sebesar sebesar 1.2 x FKK x nominal transaksi. Dimana FKK (Faktor Konversi Kredit) merupakan angka persentase yang menunjukkan besarnya risiko kredit yang timbul akibat transaksi forex atau derivatif untuk jangka waktu tertentu.
"Khusus bagi nasabah yang selama ini sudah rutin melakukan transaksi forex dan transaksi
lindung nilai dengan BNI, bisa mendapatkan keringanan besarnya marginal deposit yang harus diserahkan," kata Koko.
Dengan adanya kemudahan ini, BNI yakin akan terus menjadi pilihan utama nasabah yang akan melakukan transaksi forex dan transaksi lindung nilai.
Koko bilang, di samping solusi transaksi Lindung Nilai, BNI juga memberikan berbagai alternatif
solusi lain seperti forex Tom, Spot dan Forward sampai transaksi derivatif seperti Interest Rate Swap (IRS), Cross Currency Swap (CCS), Call Spread Option (CSO).
Baca juga: Debat Kandidat Cabup Bolsel Kedua Tetap Digelar di Manado
Sebagai pemain utama penyedia layanan transaksi Lindung Nilai di Indonesia, BNI selalu
berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah.
Hal ini terbukti dengan penghargaan yang diterima BNI pada tahun 2019 dari Alpha Southeast Asia, majalah investasi institusional pertama dan satu-satunya yang berfokus pada Asia Tenggara, yaitu penghargaan sebagai Best Corporate Treasury Sales & Structuring Team.
Selain itu, BNI menerkma Best FX Bank for Structured Hedging Solutions & Proprietary Trading Ideas.
Penghargaan ini tentunya melengkapi kepercayaan dari nasabah untuk bertransaksi dengan
BNI, dimana volume transaksi forex dan Lindung Nilai BNI pada tahun 2019 secara nasional
meningkat sebesar 5.77 persen dibanding tahun 2018 dengan total nilai transaksi mencapai 38.72 miliar dollar AS.
Baca juga: Pendapatan Alfamidi Naik 9,59 Persen di Kuartal Ketiga 2020
Koko bilang, BNI memiliki Treasury Regional Area yang tersebar di seluruh wilayah BNI, salah satunya di Manado, yang mengakomodir jenis transaksi valuta asing dan lindung nilai.
Keberadaan Treasury Regional Area/TRA Manado menjadi makin penting untuk menggarap potensi transaksi solusi Lindung Nilai (hedging) yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan nasabah.
Selain didukung oleh treasury dealer yang profesional dan berpengalaman, layanan Treasury
Regional Area/TRA Manado ini juga ditunjang sederet sarana teknologi informasi canggih yang dapat menyediakan informasi dari pasar keuangan secara real time dan tarif bersaing.
Informasi lebih lanjut mengenai transaksi Lindung Nilai (hedging) serta produk-produk tresuri
lainnya, dapat menghubungi Kantor Cabang BNI terdekat atau langsung menghubungi PIC Treasury Regional Area/TRA Manado di nomor (0431) 840 526 / 527.(ndo)
Baca juga: AA-RS Kukuhkan 30 Tim Relawan Dalam Sehari, Berikut Daftarnya
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/koko-prawira-butar-butar-memperlihatkan-monitor-produk-lindung-nilai-bni.jpg)