PLN
PLN Suluttenggo 'All Out' Amankan Listrik Momen Pilkada, Natal dan Tahun Baru
Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Wilayah Sulut Sulteng dan Gorontalo (PLN UIW Suluttenggo) siap mengamankan listrik menghadapi momen Pilkada
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Wilayah Sulut Sulteng dan Gorontalo (PLN UIW Suluttenggo) siap mengamankan listrik menghadapi momen Pilkada serentak di Sulut, Natal dan Tahun Baru.
General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki memastikan, pihaknya siap menjaga pasokan listrik.
"Listrik ini vital, jadi kebutuhan utama. Apalagi di penghujung tahun kita menghadapi Pilkada, lanjut Natal dan Tahun Baru. Makanya kita all out," ujar Leo Basuki usai Apel Kesiapsiagaan 3 Penanggulangan Bencana Jelang Pilkada, Natal dan Tahun Baru di area Pohon Kasih Megamas Manado, Rabu (18/11/2020)
Ia memastikan, PLN telah melakukan langkah preventif, meminimalisir potensi terjadinya gangguan listrik.
Baca juga: Wali Kota Manado GSVL Lantik Satgas Covid-19 di Kecamatan Bunaken
Baca juga: Pohon Dekat Sumber Mata Air Tempat Warga Mandi dan Mencuci Mulai Ditebang
Baca juga: Patuh Protokol Covid-19, Four Points Manado Raih Sertifikat CHSE Perhotelan dari Kemenparekraf
Salah satunya dengan melakukan pemangkasan pohon yang menyentuh atau mendekati jaringan listrik.
"Pasalnya, 80 persen gangguan listrik, pemadaman itu akibat pohon," katanya.
Selain itu, di sisi ketersediaan daya, Basuki bilang tak ada yang perlu dikhawatirkan karena potensi daya di Sistem Interkoneksi Sulutgo surplus 300 Megawatt (MW). Sementara, beban puncak rata-rata 410 MW.
Baca juga: Prediksi Vaksinasi Covid-19 dari Presiden Jokowi akan Dilakukan Akhir Tahun Ini Atau Awal Tahun 2021
"Soal daya mampu dan beban puncak memang dinamis tapi dipastikan berapa pun permintaan pelanggan, kami siap penuhi," kata Leo yang didampingi GM UIP Sulbagut, Mimin Insani, Senior Manajer SDM dan Umum, Galih Chrisetyo dan Manajer UP3 Manado, Andre Lengkong.
Di sisi lain, PLN juga menyiagakan seluruh personel. Baik karyawan PLN maupun pelayanan teknik. Sedikitnya ada 1.200 petugas yang siaga dalam sistem shift nantinya.
Secara khusus, Leo Basuki bilang, PLN menyiagakan empat regu PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan). Satu PDKB Tegangan Tinggi (150 kVA) dan tiga regu PDKB Tegangan menengah.
"Tim PDKB ini memegang peran strategis karena bisa melakukan pekerjaan, pemulihan dan perbaikan jaringan listrik tanpa harus melakukan pemadaman. Wilayah operasi PDKD di tiga provinsi," katanya.(ndo)
Baca juga: Wakil Bupati Bolmut Amin Lasena Buka Bimtek Penyusunan APBD 2021