Opini
Semiotika ala Kapolri: Kapolda Metro Baru Adalah yang Dulu Menangani Kasus Chat Mesum
Kok perasaan jadi geli ya. Pak Kapolri bisa saja, kok menunjuk Kapolda Metro Jaya yang baru adalah polisi yang dulu menangani
Yah itu khan cuma penafsiran bebas dari fenomena penunjukkan Pak Irjen (Pol) Fadil Imran, gegara beliau lah yang dulu intens menangani kasus chat mesum.
Atau ini mungkin juga semacam signal halus yang dikirim Pak Kapolri ke arah calon tersangka itu agar mingkem dan segera jaga sikap. Walahuallam.
Dari kejauhan terdengar refrain lagu Mus Mujiono dan Utha Likumahuwa,
“Inikah tanda-tandanya, bunga asmara ingin bersemi sekali lagi, inikah tanda-tandanya, bunga asmara ingin bersemi di dalam hati sekali lagiiiiii….”
Yah begitulah bincang santai kita soal tanda atau simbol, tapi itu belum realitasnya, baru signal. Kita tunggu saja kiprah Pak Irjen Fadil Imran nanti.
Selamat bertugas Pak Kapolda. Terima kasih Pak Kapolri.
Andre Vincent Wenas,
Direktur Kajian Ekonomi, Kebijakan Publik & SDA Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/irjen-nana-sudjana-dan-irjen-muhammad-fadil-imran-235.jpg)