Berita Tomohon

Lima Bulan Belum Terbayar, Ini Penjelasan Pemkot Tomohon Terkait Pencairan TPP Guru

Pembayaran insentif atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi tenaga guru di Kota Tomohon sedikit terhambat

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Hesly Marentek/Tribun Manado
Sekretaris Kota Tomohon Harold Lolowang, Jumat (7/8/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Pembayaran insentif atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi tenaga guru di Kota Tomohon sedikit terhambat.

Bahkan saat ini terdapat 810 tenaga guru yang ada di Kota Tomohon belum menerima pembayaran TPP lima bulan terakhir (sampai Oktober, red) atau sejak bulan Juni.

Sekretaris Kota Tomohon Harold Lolowang menyebutkan, untuk pembayaran insentif bagi tenaga pengajar sebetulnya tak ada kendala berarti.

Hanya saja pembayaran harus sesuai mekanisme, sehingga seluruh syarat administrasi wajib dipenuhi.

"Memang sebetulnya sudah bisa dicairkan. Tapi memang terkendala karena administrasi saja," kata Lolowang, Senin (9/11/2020) siang.

Baca juga: Laporan ASN Kotamobagu Terlibat Politik Praktis di Bawaslu Bolsel, Akhirnya Tembus ke KASN 

Baca juga: Bawaslu Minta KPU Putar Ulang Debat Calon Wali Kota Bitung

Baca juga: Pria Terduga Teroris Qoid Qodimah ISIS Ditangkap Bersama Anak & Istrinya di Banten, Ini Identitasnya

Lebih lanjut dijelaskan Lolowang, masalah administrasi yang dimaksud berupa syarat-syarat dokumen yang dimasukkan.

Termasuk surat cuti ataupun izin apabila berhalangan hadir karena sakit.

"Penyaluran harus sesuai mekanisme. Misalnya kalau ada yang tidak masuk karena sakit, tentu harus disertakan surat dokter. Nah bagaiamana mungkin akan dicairkan jika memang syarat tersebut tak bisa dimasukan. Bisa-bisa akan jadi temuan," terang Lolowang.

Untuk itu, cepat atau lambat realisasi pembayaran insentif tinggal tergantung pihak sekolah.

Baca juga: Dana Lansia Dicairkan, Betsi Pakasi dan Suami Ucapkan Terima Kasih ke Wali Kota Manado

"Sebelum administrasi terpenuhi, insentif tentu belum bisa dibayarkan. Karena jika dipaksakan nanti akan menyalahi ketentuan. Sehingga semua tinggal tergantung ke masing-masing sekolah. Kalau sudah bisa memenuhi syarat tentu sudah bisa diajukan," jelas Lolowang.

Lolowang mengakui sampai hari ini, sudah ada sekolah-sekolah yang memasukkan sampai bulan September.

"Namun sesuai ketentuan,  kalau bulan Juni belum semua dibayarkan, maka tidak bisa untuk diproses bulan selanjutnya diproses," tambahnya.

Baca juga: Fakta-fakta Model Amerika Berdarah Indonesia Meninggal Dunia, Dylan Sada Sempat Lalui Masa Kelam

Diterangkan Lolowang jumlah guru penerima insentif adalah 810 orang.

Namun hingga posisi minggu lalu, insentif guru elah dibayarkan baru sampai bulan Mei, dikarenakan kelengkapan berkas dari guru baru seperti itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved