Pilkada 2020

CEP-Sehan Siapkan Kartu Pendidikan Bagi Warga Sulut

Pada saat debat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
Istimewa
CEP-Sehan dalam debat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pada saat debat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Christiany Eugenia Paruntu sempat menunjukkan kartu cerdas untuk konsep pendidikan.

Kartu tersebut adalah education voucher (e-voucher) yang bisa didownload pada aplikasi Play Store Android.

Voucher Pendidikan yang bentuknya mirip kartu voucher provider telekomunikasi ini, memiliki multifungsi.

Jika di-donwload maka user atau penggunanya bisa try out ujian nasional secara online, memprediksi soal-soal yang akan keluar di ujian nasional.

Baca juga: Dandim Bolmong Ingatkan Prajuritnya Tidak Terhasut Paham Radikal dan Komunis

Baca juga: Pakai Helikopter ke Bitung, Kapolda Perintah Ini ke Dirpolairud-Kapolres Terkait Repatriasi 155 ABK

Baca juga: Ini Harapan Gadis Cantik Carinne Inri Loesi di HUT ke-592 Minahasa

Latihan soal tes seleksi penerimaan CPNS, serta bisa ikut memerangi dan menanggulangi bahaya narkoba, belajar Bahasa Inggris dan masih banyak lagi manfaatnya.

Selain diperuntukan bagi siswa hingga mahasiswa, kartu ini juga bisa digunakan oleh masyarakat luas.

Calon Gubernur Sulut Christiany Eugenia Paruntu, Jumat (6/11/2020) menuturkan kartu pendidikan merupakan terobosan untuk lebih mencerdaskan masyarakat Sulut.

Baca juga: PAC PDIP Talawaan Solid Bergerilya Menangkan OD-SK dan JG-KWL

"Anak-anak Sulut harus cerdas dan pintar-pintar," kata dia.

Dalam debat yang berlangsung di Makatete Hills, Kamis (5/11/2020) paslon gubernur dan wakil gubernur Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-Sehan) juga menawarkan konsep unggulan seperti 100 hari pemulihan Covid-19, 10 tahun memimpin tidak ada masalah hukum, bantuan kepada Desa sebesar 200 juta.

Kartu cerdas untuk konsep pendidikan dan CEP K One S S (Cepat koordinasi, Cepat integrasi, Cepat sinkronisasi, Cepat sistemisasi).

Baca juga: Sosok Arnold Mononutu, Pahlawan Nasional Akan Dilantik Presiden Jokowi: Dubes Pertama untuk Tiongkok

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved