Diplomasi Budaya Korea Selatan Di Indonesia
Korean Wave makin digemari masyarakat Indonesia khususnya generasi muda yang tertarik dengan budaya Korea Selatan.
Selain itu beberapa orang senang bergaya dengan gaya busana orang Korea kemudian dalam bahasa, beberapa orang senang dengan menonton drama Korea akhirnya tertarik untuk mempelajari bahasa Korea atau hangeul.
Kerjasama antara Korea dan Indonesia juga dapat dilihat dari di bangunnya Korean Culture Center di Jakarta, dengan tujuan untuk memperkenalkan kebudayan Korea Selatan di Indonesia, contohnya seperti KCC melakukan kegiatan pada tahun 2019 di Cirebon melakukan kerjasama sektor maritim serta kampanye pengurangan sampah di laut serta di Surabaya diadakan Food festival dan seminar, dengan bantuan KCC juga diadakan Korea Film Festival di Jakarta dengan harapan bahwa kerjasama ini bisa meninggalkan kebudayaan tradisional korea maupun Indonesia serta menguntungkan bagi kedua negara.
Dalam bidang pariwisata yang mana karena gelombang hallyu semakin digemari masyarakat Indonesia khusunya generasi muda,dimana media Korea Selatan membuat beberapa tempat di Indonesia sebagai syuting variety show dan liputan mengenai tempat wisata maupun budaya Indonesia di TV lokal Korea Selatan yang meningkatkan turis terus terjadi di Indonesia maupun Korea Selatan.
Namun ada juga tantangan terhadap diplomasi budaya Korea Selatan ini karena berada diera globalisasi yang semakin maju ini bukan hanya banyak yang menyukai budaya tersebut tetapi ada beberapa oknum yang tidak menyukai budaya lain masuk ke Indonesia karena diduga akan merusak kebudayaan Indonesia sendiri,ini dapat kita lihat di seluruh Indonesia tidak semuanya wilayah menyukai K-pop, hal ini juga menjadi tantangan besar terhadap budaya Korea Selatan di Indonesia.
Diplomasi Budaya Korea Selatan di Indonesia ini sangat menguntungkan karena Indonesia mendapatkan bantuan kerjasama dari Korea Selatan dalam bidang sosial-budaya yang berdampak dalam segi ekonomi.
Hubungan kerjasama ini sangat menguntungkan walaupun trend gelombang hallyu ini belum sampai ke beberapa wilayah Indonesia dan beberapa oknum memanfaatkan kesempatan ini.
Tetapi semoga kedepannya akan ada banyak kerjasama yang dilakukan antara Korea Selatan dan Indonesia serta Indonesia dapat mempelajari bagaimana budaya yang ada di sana dapat dipergunakan sebagai hubungan diplomatik dan bilateral yang akan terkenal di seluruh Asia maupun dunia.(*)
Referensi :
Korean Culture and Information Service. (2011). “The Korean Wave : A New Pop Culture Phenomenon”. Asistant Media :Korean Culture and Information Service Ministry of Culture, Sport and Tourism.
Leonardo. (2019). “Diplomasi Budaya Korea Selatan dan Implikasinya Terhadap Hubungan Bilateral Korea Selatan-Indonesia.” Global Political Studies Journal, Vol 3, No 1. Hlm 1-32.
Budiwanti, Erni. dkk. (2014). Pentingnya Studi Korea, Sejarah dan Kebudayaan untuk Memperkokoh Hubungan Ekonomi dan Kebudayaan antara Bangsa Indonesia dan Bangsa Korea. Jakarta : Pusat Penelitian Sumber Daya Regional, LIPI.
Kemenlu. (2018). “Profil Negara dan Hubungan Bilateral”. 2018. https://kemlu.go.id/seoul/id/pages/hubungan_bilateral/558/etc-menu
Berita Satu. (2013). “Korean Film Festival Tingkatkan Kerjasama Budaya Indonesia-Korea.” 2013.https://www.beritasatu.com/beritasatu/hiburan/121958/korean-film-festival-tingkatkan-kerjasama-budaya-indonesiakorea
Salaka News. (2019). “Misi Kebudayaan Korean Cultural Center Indonesia Mendapatkan Dukungan Dari PWI” 2019.https://salakanews.com/misi-kebudayaan-korean-cultural-center-indonesia-mendapatkan-dukungan-dari-pwi/
Popbela. (2019). “Pilih BTS sebagai Brand Ambassador, Ini Alasan Tokepedia”. 2019. https://www.popbela.com/career/working-life/mediana-aprilliani/pilih-bts-sebagai-brand-ambassador-ini-alasan-tokopedia.
Merdeka. (2020) “Lazada Hadirkan Lee Min Ho sebagai Regional Brand Ambassador Pertama”. 2020 https://www.merdeka.com/gaya/lazada-hadirkan-lee-min-ho-sebagai-regional-brand-ambassador-pertama.html.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hallyu-korean-wave.jpg)