Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Diplomasi Budaya Korea Selatan Di Indonesia

Korean Wave makin digemari masyarakat Indonesia khususnya generasi muda yang tertarik dengan budaya Korea Selatan.

Tayang:
Editor: Ventrico Nonutu
Indikator News
Contoh Trend Hallyu di Indonesia 

Penulis Catherina S.R Henderson, Mahasiswi Hubungan Internasional, UKI Jakarta

Korea memiliki sejarah yang membentang kembali sekitar 5000 tahun, dimana pada waktu itu telah mengembangkan kebudayaan yang unik.

Dimulai pada abad ke-19 negara ini memiliki permasalahan dalam kolonialisme serta diikuti dengan perang saudara pada tahun 1950-an yang menghancurkan sebagian besar infrastruktur ekonomi dan sosial negara.

Korea membuat upaya yang baru untuk bangkit dari kehancuran tersebut. 

Salah satunya dengan korean wave atau gelombang hallyu adalah sebuah fenomena yang terjadi dimana peningkatan popularitas dari kebudayaan Korea Selatan yang berkembang ke Asia dan dunia internasional.

Korean wave pertama kali muncul pada tahun 1997 di China dan tahun 2003 di Jepang dengan menayangkan beberapa drama dari Korea yaitu What is love dan Winter Sonata.

Korea Selatan menjadi salah satu negara yang bekerjasama dengan Indonesia, hal ini dapat kita lihat bahwa hubungan kerjasama Indonesia dan Korea Selatan yang sudah terjalin 46 tahun dan terus berlanjut hingga sekarang.

Pada tahun 2000-an, korean wave terkenal di Indonesia sejak penayangan drama Winter Sonata pada salah satu stasiun swasta.

Di bidang sosial budaya diperkuat dengan kedua negara telah melakukan perjanjian kerjasama di tahun 2000, kerjasama ini menjadi semakin erat karena budaya Korea Selatan yang semakin digemari masyarakat Indonesia.

Hubungan diplomatik dan bilateral kedua negara sudah berlangsung sejak tahun 1966, eratnya hubungan dan kerjasama bilateral Indonesia dan Korea membuka peluang kerjasama di berbagai sektor semakin terbuka, seperti di bidang politik, ekonomi, sosial-budaya, pendidikan, ketenagakerjaan serta militer dan pertahanan.

Selain itu kedua negara saling mendukung di berbagai forum regional maupun internasional. Kedekatan hubungan kerjasama kedua negara dapat dilihat dengan kunjungan kenegaraan Presiden RI Joko Widodo ke Korea Selatan pada tahun 2018.

Hubungan kerjasama ini terus berlanjut salah satunya dalam bidang sosial-budaya dimana diplomasi budaya ada pertukaran ide, informasi serta kebudayaan dari negara lain yang akan membuat kedua negara saling bekerja sama satu sama lain.

Seiring perkembangannya zaman, globalisasi membuat korean wave semakin terkenal di Indonesia, apalagi pada abad ke 21, dengan perkembangan teknologi yang ada membuat orang bisa belajar kebudayaan dari negara lain, oleh karena itu generasi muda memiliki ketertarikan dengan budaya Korea Selatan, yang membuat strategi mereka ini berhasil masuk di Indoensia dalam hal ini seperti drama, film, gaya busana, bahasa hingga ke makanan.

Korea Selatan menggunakan diplomasi budaya untuk penyebaran budaya dan masuk dalam pasar Indonesia, melalui korean wave merupakan salah satu bentuk penyebaran budaya di Indonesia yang berhasil memiliki pengaruh positif,

hal ini dapat dilihat dari berbagai fans dari kalangan artis di Korea sudah banyak terbentuk di Indonesia,  banyak orang yang pada saat ini menonton drama Korea dan sektor swasta dalam hal ini pebisnis seperti e-commerce belanja di Indonesia seperti Tokopedia dan Lazada menggunakan aktor maupun penyanyi Korea Selatan sebagai brand ambassador.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved