Breaking News:

Kasus Pencurian

Tiga Pemuda Pencuri Laptop Ditangkap Tanpa Perlawanan

Tiga orang pemuda terduga tersangka kasus pencurian berhasil ditangkap tim Resmob Polsek Maesa, selang tiga hari setelah melakukan aksinya pada

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
istimewa
Terduga Tersangka pencurian ketika diamankan Tim Resmob Polsek Maesa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Tiga orang pemuda terduga tersangka kasus pencurian berhasil ditangkap tim Resmob Polsek Maesa, selang tiga hari setelah melakukan aksinya pada, Jumat (23/10/2020).

Tim Resmob Polsek Maesa dalam keterangan yang disampaikan AKP Taufik Arifin selaku Kapolsek Maesa bilang, aksi ketika pemuda itu berhasil di tangkap tanpa perlawanan pada Senin (26/10/2020) di satu diantara Kelurahan di Kecamatan Ranowulu.

"Pelaku melakukan aksi pencurian, 2 unit laptop, tabung gas LPG dan konvor gas, di rumah korban warga kelurahan Pinokalan perumahan Griya Asri," tutur Taufik Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Bawaslu Minta Paslon Tertibkan Posko Pemenangan, Ismail: Jangan Jadi Wadah Penularan Covid-19

Baca juga: Gelar Rakor Pengawasan Pemilu, Bawaslu Bolmut Ingatkan ASN Tidak Terlibat Politik Praktis

Baca juga: Pjs Bupati Minut Clay Dondokambey Minta Jajarannya tak Matikan Ponsel saat Liburan

Lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Bitung ini, ketiga pelaku masing-masing pria GS alias Gar (22) warga satu di antara kelurahan di Kecamatan Aertembaga, AA alias Ayen (17) warga satu di antara Kelurahan di Kecamatan Madidir dan BB alias Bo (18) warga satu di antara Kelurahan di Kecamatan Ranowulu beraksi pada pukul 03.00 wita.

Awalnya pelaku BB alias Bo mengintai, menggambar dan menunjuk rumah kosong yang ditinggal pergi pemilik.

Setelah mendapat terget rumah yang kosong, para pelaku masuk pintuk yang di tendang hingga rusak lebih dulu.

Baca juga: Maya Rumantir Cs Temui Pjs Gubernur Agus Fatoni, Bahas Pilkada dan Covid-19

"Nah saat berhasil masuk mereka santronil barang-barang berharga seperti 2 unit laptop, tabung gas dan kompor gas. Kompor saat ini masih dalam diburu tim karena sudah di jual ke seorang pria," urainya.

Barang curian itu selanjutnya di jual ke orang-orang berbeda. 2 unit laptok di jual rp 300 ribu ke warga Kecamatan Girian dan tabung gas 3 Kg di jual dengan bandrol Rp 100 ke warga Girian juga.

Uang hasil menjual barang curian di gunakan komplotan ini untuk foya-foya konsumsi minuman keras.

"Total kerugian yang kami alami, sekitar Rp 5 juta," kata Ofret Langga korban kasus pencurian.

Saat ini para pelaku dan barang bukti yang 1 tabung gas LPG 3 kg dan 2 unit laptop sudah diamankan di Mapolsek Maesa untuk proses penyidikan.(crz)

Baca juga: New Kijang Innova Hadir di Manado, ini Sejumlah Fitur Keunggulannya

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved