Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Rusak di Minut

Jalan Nasional Ruas Likupang-Girian Bitung Berbahaya Dilalui, Pecah dan Amblas

Kondisi jalan pecah, ada juga yang amblas sisi kiri dan kanan. Itu membahayakan pengguna jalan, apalagi pada malam hari rawan kecelakaan.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Christian_Wayongkere
JALAN - Jalan Nasional ruas Likupang Girian di dekat Perusahan tambang emas PT MSM - TTN di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Botung mengkuatirkan dan rawan lakalantas. Pecah dan amblas 

Ringkasan Berita:1. Warga keluhkan rusaknya jalan Nasional ruas Likupang - Girian.
 
2. Kondisi jalan pecah, ada juga yang amblas sisi kiri dan kanan.
 
3. Didapati kondisinya masih mengkhawatirkan dan rawan Lakalantas.

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Warga keluhkan rusaknya jalan Nasional ruas Likupang - Girian.

Jalan tersebut berada di Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Atau  tepatnya di dekat perusahan tambang emas PT MSM - TTB.

Baca juga: Bau Busuk Dikeluhkan Warga Girian Kota Bitung, Sumbernya Air Tergenang di Jalan Rusak

Kondisi jalan pecah, ada juga yang amblas sisi kiri dan kanan.

Itun membahayakan pengguna jalan, apalagi pada malam hari rawan kecelakaan.

Pasalnya, sudah berminggu- minggu jalan yang menghubungkan Kelurahan Pinasungkulan Kota Bitung dan Desa Pinenek Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) alami penurunan volume, retak di beberapa titik hingga longsor di tipian jalan.

Kamis (16/4/2026) jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, melakukan pengamatan di lapangan.

Didapati kondisinya masih mengkhawatirkan dan rawan Lakalantas.

Dari jalan itu, kita dapat meliat dengan kasat mata aktivitas pertambangan di Pit Areran.

Di Perusahan tambang emas ternama di Provinsi Sulut ini, ada beberapa Pit atau area tambang emas.

Titik jalan yang mengkhawatirkan dan lakalantas, berada di lingkungan 2 atau wilayah Tinerungan Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung.

Lokasinya tersebut berjarak 10 kilometer (Km) dari Hutan Kota di Kelurahan Danowudu Kecamatan Ranowulu.

"Inikan jalan umum, kami minta ke pihak perusahan untuk perbaiki," keluh Patoh sopir dump truk angkut pasir.

Lanjut pria warga Desa Rondor Kecamatan Likupang Timur yang berdomisili di Desa Watudambo Kecamatan Kauditan Minut, meski ada larangan kendaraan bertonase diatas 5 Ton pihaknya tetap akan lewat di jalan itu.

Karena kata dia, jalan itu adalah jalan umum.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved