Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2020

Gaya Kampanye di Tengah Pandemi Covid-19, Maurits-Hengky Bantu Promosi Usaha Warga

Pelaksanaan tahap kampanye pemilihan Wali kota dan Wakil Wali Kota Bitung, nampak dan terasa berbeda di tengah pandemi Covid-19

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Christian Wayongkere
Maurits Mantiri dan Hengky Honandar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Pelaksanaan tahap kampanye pemilihan Wali kota dan Wakil Wali Kota Bitung, nampak dan terasa berbeda di tengah pandemi Covid-19.

Hal yang paling berbeda kerap dijumpai, dalam pelaksanaan kampanye terbatas dari tiga pasangan calon (paslon).

Massa yang identik dengan kampanye, kini hanya terbatas tidak lebih dari 50 orang hadir di tenda atau tempat kampanye.

3 paslon yang bertarung di Bitung nomor urut 1 Maximiliaan Jonas Lomban - Martin Daniel Tumbelaka (MaMa), urut 2 Victorine Lengkong - Gunawan Pontoh (Victory Gunawan) dan nomor urut 3 Ir Maurits Mantiri MM - Hengky Honandar SE.

Meski pandemi Covid-19, para paslon dan tim tak patah arang untuk melakukan kampanye dengan gaya masing-masing.

Topang Perekonomian, Olly Targetkan Pembangunan Jalan Tol Manado-Tomohon Selesai 2024

Pesta Ulang Tahun di Langowan Berujung Perkelahian, Frisal Tewas Kena Tusukan

Jelang Pilkada, Gadis Cantik Aprilia Korompis Sebut Jangan Saling Menjatuhkan 

Seperti yang dilakukan paslon urut 3, Maurits - Hengky melakukan blusukan dan kampanye terbatas di bawah 50 orang.

"Iya, kami tetap menaati protokol kesehatan saat lakukan kampanye. Tidak lebih 50 orang di bangsal atau tenda tempat berkampanye," kata Maurits.

Selain itu gaya yang dilakukan selama kampanye sepakan lebih, dia dan pasangan calon Wakil kerap berbagai lokasi.

Karena setiap hari ada 2 kecamatan lokasi kampanye dari jadwal yang di keluarkan KPU Bitung.

Mendekatkan Diri dengan Konstituen, Tetty Paruntu Pilih Gowes, Sejak Dulu Gemar Bersepeda

Steven Kandouw Konsolidasi di Wori, Sepaket Menang Olly - Steven dan JG-KWL di Minut

Misalkan, Maurits di Kecamatan Lembeh Utara Hengky di Kecamatan Maesa begitu seterusnya.

Untuk blusukan lebih ke memenuhi undangan pribadi, dalam acara suka maupun duka.

"Nah kalau memenuhi undangan pribadi seperti ini, kami hanya datang sapa, salam dan sampaikan turut berduka serta ucapan selamat kepada keluarga yang mengundang tidak berkampanye," sambung Hengky.

Selain itu Maurits dan Hengky memanfaatkan media sodial Facebook dan Instagram.

Kampanye di Pinolosian Tengah, Iskandar-Deddy Disambut Pakai Musik Tradisional

Tahun Depan RSUD Bolsel Bakal Miliki Gedung VVIP

Di facebook yang dikelola tim multi media, menampilkan live streaming ketika keduanya melangsung pendaftaran sebagai calon ke kantor KPU Bitung Sabtu (5/9/2020) dan saat pencabutan dan pengundian nomor urut Kamis 24 September 2020.

Melalui livestreaming facebook itu, kedua paslon menyampaikan pengumuman dan pesan kepada seluruh pendukung, kader, simpatisan dan lainnya agar menyaksikan dari rumah saja.

Meski akhirnya banyak massa yang dengan spontan ikut mengantar Maurits-Hengky pergi mendaftar ke KPU, hingga beurujung pada teguran dari Dirjen Otda Kementrian Dalam Negeri.

Adapun livestreaming ketika proses pendaftaran, kumulatif satu hari 60 ribuan lebih yang menonton belasan segment yang disajikan.

Cegah Covid-19, TNI dan Polri Rutin Bagi-bagi Masker hingga Beri Edukasi Kepada Masyarakat

Kemudian untuk jumlah yang menonton saat pencabutan dan pengundian nomor urut jumlah yang tonton 23 ribu, melalui 1 fanpage resmi yang dimasukan paslon ke KPU yaitu Maurits Mantiri.

Maurits dan Hengky juga membantu promosikan UKM yang dilakukan warga, ke dalam akun Instagram mmantiri dengan jumlah 29 ribu pengikut.

Pertama ada ibu Rahma di Kelurahan Winenet 1 dengan usahanya Roti, kemudian di Batuputih Atas usaha Dapur Alley membuat samosa, naget dan bakso ikan serta produksi bakso dan tahu ikan di Kelurahan Girian Weru 2 Kecamatan Girian.

Penggunaan Alat Kontrasepsi Agustus 2020 Menurun Dibanding Tahun Sebelumnya, Trennya Pun Berubah

"Setelah kami bantu promosikan, para pelaku usaha ini lebih di kenal dan banyak pembeli," sambung Maurits.

Adapun alasan Maurits melakukam promosi usaha UKM warga di sela-sela kampanye maupun blusukan, agar usaha dari warga di ketahui.

"Contohnya roti ibu Rahma ternyata enak. Produk UKM seperti ini setiap kepala daerah wajib mempromosinya, agar diketahui publik. Kalau tidak seperti ini kapan kita bisa bantu UKM atau UMKM," kata dia. 

27 KPM Desa Kakenturan Terima BLT Dandes

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved