Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Tidak Semua Kondisi Jantung Berdebar-debar Tanda Penyakit Jantung, Lalu Apa Sebabnya?

Seseorang dikatakan mengalami jantung berdebar-debar apabila detak jantungnya lebih dari 100 kali per menit.

Editor: Indry Panigoro
(Shutterstock)
Ilustrasi sakit jantung 

Sayuran hijau gelap juga merupakan sumber magnesium yang baik.

Demikian juga dengan kacang-kacangan dan ikan.

Sedangkan, natrium umumnya gampang dipenuhi karena banyak terkandung dalam bahan makanan kemasan.

4. Hindari pemicu jantung berdebar

Banyak zat yang bisa memicu jantung berdebar-debar kencang.

Untuk itu, salah satu cara mengatasi jantung berdebar kencang adalah meminimalkan segala pemicu jantung berdebar.

Antara lain membatasi asupan berkafein, tidak merokok, dan berkonsultasi dengan dokter untuk alternatif resep obat yang tidak menimbulkan efek samping jantung berdebar.

Konsultasikan dengan dokter apabila jantung berdebar tidak disebabkan beberapa hal di atas.

Dokter umumnya akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram, rontgen dada, dan pemantauan jantung.

Terutama saat jantung berdebar disertai pingsan, sesak napas, sakit dada, atau masalah kesehatan lainnya.

Kondisi tersebut bisa jadi tanda gagal jantung, penyakit jantung koroner, masalah katup dan otot jantung, fibrilasi atrium, aritmia atau takikardia. (Kompas.com/Mahardini Nur Afifah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang

Artikel ini sudah tayang di https://bangka.tribunnews.com/amp/2020/07/08/cara-mengatasi-jantung-berdebar-kencang?page=all

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved