Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Tidak Semua Kondisi Jantung Berdebar-debar Tanda Penyakit Jantung, Lalu Apa Sebabnya?

Seseorang dikatakan mengalami jantung berdebar-debar apabila detak jantungnya lebih dari 100 kali per menit.

Editor: Indry Panigoro
(Shutterstock)
Ilustrasi sakit jantung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkadang saat kita duduk-duduk, tiba-tiba kita merasakan jantung berdebar begitu kencang.

Pasti tak sedikit dari kita yang berkesimpulan bahwa itu ada adalah pertanda sakit jantung?

Hm ternyata tak selalu jantung berdebar itu sakit jantung loh.

Lalu apa sebabnya?

Seseorang dikatakan mengalami jantung berdebar-debar apabila detak jantungnya lebih dari 100 kali per menit.

Melansir laman resmi University of Utah Health Hospitals and Clinics, detak jantung normal orang dewasa rata-rata 60-100 kali per menit.

3 Makanan ini Bisa Sebabkan Alergi, Tapi Tenang Begini Cara Mengatasinya

Dalam dunia medis, kondisi saat detak jantung seseorang lebih dari 100 kali per menit disebut palpitasi.

Tidak semua kondisi jantung berdebar-debar selalu tanda penyakit jantung.

Kondisi tertentu bisa menyebabkan jantung berdebar, di antaranya aktivitas fisik berat, stres, takut, cemas, panik, hamil atau haid, serta konsumsi alkohol, nikotin, dan kafein berlebihan.

Selain itu, beberapa kondisi medis bisa membuat dada berdebar.

Antara lain gula darah rendah, tekanan darah rendah, demam, anemia, dehidrasi, atau efek samping obat-obatan.

Di luar masalah medis tertentu, ada beberapa cara menghilangkan jantung berdebar.

Melansir Healthline, berikut cara mengatasi jantung berdebar kencang:

1. Relaksasi

Stres, terlalu gembira, atau sedih dapat memicu atau memperburuk jantung berdebar-debar.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved