Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Tidak Semua Kondisi Jantung Berdebar-debar Tanda Penyakit Jantung, Lalu Apa Sebabnya?

Seseorang dikatakan mengalami jantung berdebar-debar apabila detak jantungnya lebih dari 100 kali per menit.

Editor: Indry Panigoro
(Shutterstock)
Ilustrasi sakit jantung 

Berbagai teknik relaksasi dapat membantu mengelola lonjakan hormon adrenalin.

Anda bisa melakukan meditasi, tai chi, atau yoga.

Coba duduk dengan posisi rileks sampai mengambil napas dalam-dalam lewat hidung dan mengeluarkan sisa udara lewat mulut. Ulangi sampai tenang.

2. Minum air putih

Dehidrasi juga dapat membuat jantun berdebar-debar.

Hal itu disebabkan darah jadi lebih kental saat dehidrasi.

Makin kental darah, kinerja jantung jadi makin berat sehingga denyut jantung meningkat.

Jika Anda merasakan jantung berdebar-debar atau air seni berwarna kuning gelap, segera minum air putih.

Asam Urat Lebih Sering Serang Pria daripada Wanita

3. Jaga keseimbangan elektrolit

Elektrolit membantu memindahkan sinyal listrik ke seluruh tubuh.

Sinyal ini penting untuk menunjang kinerja jantung.

Beberapa jenis elektrolit yang bermanfaat untuk kesehatan jantung di antaranya kalium, kalsium, magnesium, dan sodium.

Sebagian besar elektrolit ini bisa diperoleh dari makanan.

Alpukat, pisang, ubi, dan bayam adalah sumber kalium yang baik.

Untuk menambah asupan kalsium, Anda bisa makan banyak sayuran berdaun hijau gelap dan produk susu.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved