Update Virus Corona Bitung
Ratusan APD Habis Pakai Dimusnahkan dengan Cara Dibakar
Penanganan limbah alat pelindung diri (APD) di tengah Pandemi Covid 19 dilakukan dengan berbagai cara di Kota Bitung, Provinsi Sulut
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penanganan limbah alat pelindung diri (APD) di tengah Pandemi Covid 19 dilakukan dengan berbagai cara di Kota Bitung, Provinsi Sulut.
Dari penelusuran di lapangan, untuk APD yang dipakai para petugas gabungan mulai dari tokoh agama, petugas kesehatan dan petugas pemulasaran jenazah covid atau diduga covid-19 di tempat pekuburan umum (TPU) Pinokalan dan Pinangunian.
Menurut Katrina Vera Kansil Kepala Bidang (Kabid) Timbun Satpol PP kota Bitung, untuk pelaksanaan pemularasan jenazah di 2 TPU di Bitung, dari Satpol PP kota Bitung ada 6 orang yang bertugas mengusung peti jenazah menggunakan alat pelindung diri (APD).
Lalu penggunaan APD untuk pemularasan jenazah tokoh agama 1 orang, petugas kesehatan atau Dinas Kesehatan biasanya 3 sampai 4 orang.
• VAP Bagi-bagi Masker dan Berbagi kasih di BMR, Warga Berbasi di Pinggir Jalan
"Selesai gunakan, langsung dimusnakah dengan cara dibakar di lubang yang digali oleh petugas dan di dalam drum, agak jauh dari lokasi pemakaman di TPU," tutur Katrina, diwawancarai Tribunmanado.co. id,Jumat (12/6/2020).
Lanjutnya, sebelum dibakar dilakukan penyemprotan terhadap APD tersebut.
Hingga Jumat (12/6) pukul18.50 wita, didata covid-19 menurut kriteria di Bitung, tertera untuk PDP atau terduga Covid-19 yang meninggal 20 orang.
Jika dikalkulasikan, setiap proses pemularasan jenazah terduga covid-19 di Bitung ada 11 APD yang dipakai. Dikalikan 20 sama dengan 220, berarti sudah ada 220 APD yang dimusnahkan selama proses tersebut di atas.(crz)
• Ini Kronologis Peristiwa Penganiayaan di Perkebunan Minahasa, 1 Meninggal, 2 Luka-luka