News

Wali Kota Jakarta Timur Ancam Lapor ke Anies Baswedan, Geram Pasar Tak Ditutup

M Anwar geram terhadap pengelola Pasar Perumnas Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Editor: Glendi Manengal
Shutterstock
ILUSTRASI virus corona di Indonesia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait virus corona yang menyebar di Pasar.

Hal tersebut buat  Wali Kota Jakarta Timur M Anwar geram terhadap pengelola Pasar Perumnas Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dikarenakan, pasar tersebut tak kunjung ditutup meski telah terdapat 20 pedagang yang dinyatakan positif Covid-19, melalui pemeriksaan swab.

(Disclaimer: Judul berita ini telah mengalami perubahan)

Berikut Ini Aturan Bepergian Disaat Penerapan New Normal, Akan Diawasi TNI dan Polri

9.500 Pasukan Amerika Serikat Ditarik, Pihak Jerman Tak Terima Dengan Keputusan Donald Trump

China Beri Peringatan ke Australia Karena Menghina dan Menyerang Warganya

Gubernur Anies Baswedan singgung kondisi DKI Jakarta di depan puluhan Wali Kota hingga Gubernur di dunia.
Gubernur Anies Baswedan singgung kondisi DKI Jakarta di depan puluhan Wali Kota hingga Gubernur di dunia. (Capture Kanal Youtube tvOne)

"Kemarin juga saya sidak ke sana, agar kepala pasar peduli dengan pasarnya".

"Karena yang dekat dengan masyarakat, kepala pasar. Setiap hari berinteraksi, protokol kesehatan harus disiapkan mulai cucian tangan, hand sanitizer, disinfektan penyemprotan, termasuk memakai masker," kata Anwar di SMPN 139 Jakarta, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2020).

"Pada saat kejadian, besoknya kita tutup kita lakukan penyemprotan oleh damkar, hari ini mau kita semprot lagi ke sana," ujarnya.

Ia menambahkan, bahkan telah merekomendasikan kepada pengelola untuk segera menutup sementara Pasar Perumnas Klender sesegera mungkin agar Covid-19 tak menyebar ke masyarakat.

Meski begitu, hingga kini pasar masih beroperasi, bahkan interaksi masyarakat semakin bertambah seiring diberlakukannya PSBB Transisi.

"Sudah (rekomendasi), bukan saya yang nutup, kita sudah sampaikan ditutup pun ketika dibuka (tapi) protokol kesehatan tidak dilakukan, ya percuma." ungkap Anwar.

Ia pun mengancam pengelola untuk melaporkan kejadian tersebut ke Gubernur DKI Jakarta guna mengambil alih kepengelolaan pasar kepada camar dan lurah.

"Saya sampaikan, kalau memang terpaksa, saya akan lapor Gubernur," katanya. (abs)

Ilustrasi
Ilustrasi (Tribunnews/Jeprima)

5 Aturan Bepergian Disaat New Normal

Terapkan Protokol New Normal, ada 5 point aturan yang harus diperhatikan saat bepergian.

Terkait hal tersebut pemerintah melalui Gugus Cepat Penanganan Covid-19 telah mengumumkan kriteria persyaratan untuk masyarakat bepergian secara aman sesuai protokol kesehatan di tengah adaptasi New Normal.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved