Breaking News:

New Normal

Sebut Negara Bangkrut, Refly Harun: Penerapan New Normal Sebagai Wujud Ketidakmampuan Pemerintah

Kabarnya dari Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun turut mengomentari soal rencana penerapan New Normal di tengah pandemi Virus Corona.

kompas.com
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun 

TRIBUNWOW.COM - Kabarnya dari Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun turut mengomentari soal rencana penerapan New Normal di tengah pandemi Virus Corona.

Terkait hal tersebut Refly Harun secara gamblang menilai New Normal menjadi wujud ketidakmampuan pemerintah mengatasi Virus Corona.

Dari keteranganya , pemerintah sudah tak mampu lagi menanggung kebutuhan warga selama pandemi.

Masih Ingat Awan? Petugas PPSU yang Nikah dengan Bule Cantik Asal Turki, Kini dapat Tawaran Syuting

Taiwan Tingkatkan Latihan Angkatan Udara untuk Hadapi Permusuhan China yang Kian Memanas

KPK Tangkap Eks Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya, Ini Kronologinya

Refly Harun melalui channnel YouTubenya
Refly Harun melalui channnel YouTubenya (YouTube Refly Harun)

Sebelum Virus Corona melanda, Refly mulanya mengaku perekonomian mulai berangsur membaik.

Namun, perekonomian disebutnya langsung bangkrut karena Virus Corona.

"Soal lain yang juga patut dicatat adalah misalnya, dulu saya termasuk mengatakan ini bagus pertumbuhan ekonomi," ucap Refly.

"Tapi ketika masa pandemi Covid-19 ini sudah terlihat bahwa kelihatannya negara mulai bangkrut, uang sudah tak ada lagi."

Terkait hal itu, ia pun menyinggung skenario New Normal yang menuai banyak kritik.

Refly mengatakan, rencana New Normal merupakan bentuk ketidakmampuan pemerintah menanggung kebutuhan masyarakat selama pandemi.

"Jaminan-jaminan untuk, misalnya memastikan warga negara bisa makan semua, sulit bagi pemerintah," terang dia.

"Ketika pemerintah mau menjalankan skenario New Normal banyak yang mengkritik."

Halaman
1234
Editor: Glendi Manengal
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved