Breaking News:

Idul Fitri

Ini Alasan Toko Tita Naikkan Harga Minuman Bersoda Saat Idul Fitri yang Berujung Ditutupnya Toko

Alasan Pemerintah Kota Kotamobagu melakukan penutupan sementara toko Tita, satu di antaranya adalah masalah

Tribun manado / Alpen Martinus
Toko Tita Ditutup 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Alasan Pemerintah Kota Kotamobagu melakukan penutupan sementara toko Tita, satu di antaranya adalah masalah penjualan minuman bersoda yang dianggal dijual di atas batas kewajaran saat Idul Fitri.

Titi Gumulili pemilik toko Tita menjelaskan, bahwa saat itu mereka ia sudah menyiapkan stok untuk Idul Fitri, namun jelang hari H permintaan tinggi, dan stok habis.

Sehingga dirinya harua mencari kembali stok di Manado, dapat, tapi harga sudah naik, sehingga otomatis harga jual juga ia naikkan.

"Saya siapkan tujuh kontainer dan habis, kemudian saya tambah satu kontainer lagi, nah satu kontainer itulah yang harganya naik," jelasnya, Kamis (28/5/2020).

Satu kontainer itu berisi sekitar 840 lusin minuman bersoda ukuran 1,5 liter.

Work From Home ASN Kembali Diperpanjang Lagi

"Memang hukum pasarnya seperti itu," jelasnya.

Saat itu ia menjual satu lusin minuman bersoda ukuran 1,5 liter dengan harga Rp 250 ribu, dan dianggap tidak wajar, serta menjadi sorotan masyarakat.

Surat penutupan sudah diserahkan, bahkan pintu toko sudah ditempeli stiker penutupan sementara oleh Pemkot Kotamobagu.

Work From Home ASN Kembali Diperpanjang Lagi

Pemilik toko mengatakan, pada prinsipnya menghormati keputusan pemerintah kotamobagu tentang pencabutan izin usaha Toko Tita.

Selama masa pencabutan izin usaha, mereka tidak akan melakukan aktivitas perdagangan atau penjualan.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved