Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Idul Fitri

Uskup Manado: Selamat Hari Raya Idulfitri, Allah Yang Mahakuasa Memberkati Kita Semua

Uskup Manado Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengucapkan selamat Idulfitri 1441 Hijriah kepada umat Muslim.

Tayang:
Istimewa
Suster Katolik dari Konggregasi PBHK menyanyikan lagu Idul Fitri bagi warga Muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri. 

Umat juga diminta setia pada kehidupan Gereja. Umat juga diminta setia satu sama lain menjaga keselamatan dalam ketaatan.

Uskup mengungkapkan, Yesus telah bangkit dan naik ke surga tapi Ia telah datang dengan cara lain. Yesus mengutus Roh Kudus untuk tetap menemani.

Ia mengatakan, dalam Bacaan Injil dikatakan Yesus berdoa agar tiba saatnya Anak Bapa dipermuliakan. Kemuliaan Tuhan itu yang harus selalu diceritakan.

Uskup Rolly Kembali Keluarkan Surat Gembala, Beriman di Masa Pandemi

Hidup Menjadi Cerita

Bapa Suci Paus Fransiskus pada Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-54 memberikan pesan dengan tema: “Supaya engkau dapat menceritakan kepada anak cucumu (Kel 10:2): Hidup menjadi cerita"

Berikut isinya:

Saya ingin mengkhususkan pesan tahun ini pada tema “Cerita”, karena saya yakin, supaya tidak tersesat, kita perlu menghirup kebenaran dari cerita-cerita yang baik: cerita yang membangun, bukan yang menghancurkan; cerita yang membantu untuk menemukan kembali akar dan kekuatan untuk bergerak maju bersama. 

Di tengah-tengah hiruk-pikuk suara dan pesan membingungkan yang mengelilingi kita, kita membutuhkan cerita manusiawi, yang berbicara tentang diri kita sendiri dan segala keindahan di sekitar kita. 

Sebuah cerita yang mampu memandang dunia dan peristiwa-peristiwa yang terjadi dengan penuh kelembutan, dan yang bisa menceritakan bahwa kita adalah bagian dari sebuah permadani yang hidup dan saling terhubung. 

Paus Fransiskus Resmikan Pembukaan Kembali Basilika Santo Petrus Untuk Misa Umum

Sebuah cerita yang dapat mengungkapkan jalinan benang yang menghubungkan kita satu sama lain.

1. Menenun Cerita

Manusia adalah makhluk pencerita. 

Sejak kecil kita mempunyai “rasa lapar” akan cerita sebagaimana kita lapar akan makanan. 

Entah cerita berbentuk dongeng, novel, film, lagu, maupun berita; cerita yang memengaruhi kehidupan kita, bahkan tanpa kita sadari. 

Kita sering memutuskan apa yang benar atau apa yang salah berdasarkan karakter/tokoh-tokoh dan cerita cerita yang terekam dalam diri kita.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved