Update Virus Corona Dunia

Komunitas Agama Hati-hati Ikuti Seruan Trump untuk Buka Kembali Rumah Ibadah

Dewan Gereja Amerika mengingatkan pembukaan rumah-rumah ibadah terlalu dini dapat menimbulkan risiko yang mematikan.

AFP/MUSA AL SHAER
Ilustrasi Pemerintah Palestina dan Israel menutup gereja di Betlehem karena wabah virus corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membuka kembali rumah-rumah ibadah ditanggapi secara hati-hati oleh komunitas keagamaan.

Mengutip warta Voice of America, Senin (25/05/2020), sebagian besar rumah ibadah di Amerika menangguhkan kegiatan mereka dan beralih untuk melakukan ibadah keagamaan secara virtual pada masa pandemi ini.

Dewan Gereja Amerika mengingatkan pembukaan rumah-rumah ibadah terlalu dini dapat menimbulkan risiko yang mematikan.

Direktur Komunikasi Dewan Gereja Amerika Pdt. Steven Martin mengatakan, “Uskup, para pemimpin agama gereja, pastur, semuanya sangat prihatin soal pembukaan kembali rumah-rumah ibadah saat ini ketika masih belum banyak yang diketahui tentang virus ini.”

Presiden Trump Jumat (22/05/2020) lalu menyerukan kepada seluruh gubernur untuk segera membuka kembali rumah-rumah ibadah, menggambarkan rumah ibadah sebagai hal yang “esensial” pada masa pandemi ini.

Ia mengancam akan membatalkan perintah gubernur mana pun yang masih terus menutup rumah-rumah ibadah.

Uskup Manado: Selamat Hari Raya Idulfitri, Allah Yang Mahakuasa Memberkati Kita Semua

“Sebagian gubernur menilai toko-toko minuman dan klinik aborsi sebagai hal yang esensial dan boleh beroperasi kembali, tetapi masih menutup rumah-rumah ibadah. Itu tidak benar.”

Belum jelas apakah Trump berwenang mendikte gubernur-gubernur tentang isu ini.

Ia mengatakan telah memerintahkan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit CDC untuk mengeluarkan pedoman yang mencakup bagaimana membersihkan rumah-rumah ibadah dan memodifikasi layanan keagamaan.

Pengumuman Trump itu dipuji First Liberty, organisasi yang membela kebebasan beragama di Amerika.

Halaman
12
Editor: maximus conterius
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved