Virus Corona
Tidak Karantina, Warga Ini Nekat Kumandangkan Azan Ternyata Pasien Positif Virus Corona
Kabarnya ada seorang warga Dukuh Gebung, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berinisial S, tidak tertib jalani karantina.
Terkait klaster Gowa
Kasus Covid-19 di desa tersebut masih berkaitan dengan klaster Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan.
Awalnya S bersama mertuanya, C, sama-sama mengikuti kegiatan Ijtima Ulama Dunia tersebut.
Yang pertama mengalami gejala ialah sang mertua. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit dan menjalani tes swab.
Saat mertua dibawa ke rumah sakit, S adalah orang yang mengantarkannya.
"C (mertua) dibawa ke rumah sakit di Sragen diantarkan sama S. Setelah 12 hari di RSUD Sragen dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo.
Tiga hari swab-nya keluar, C (mertua) hasilnya positif corona," ujar dia.
Dari pengembangan kasus C, ada 35 orang yang menjalani rapid test.
Ada dua yang menunjukkan hasil reaktif, yakni S dan orang lain yang juga menantu C.
Setelah dites swab, S dinyatakan positif Covid-19.
• China Marah AS Harus Tanggung Konsekuensinya, Mike Pompeo Beri Selamat Kepada Presiden Taiwan
• Produk dari China Tak Mau Dibeli Konsumen AS Sebaliknya Tiongkok Ogah Beli Produk Made in USA
• Pendeta di Kamerun Pernah Klaim Bisa Sembuhkan Pasien Virus Corona, Kini Meninggal Karena Covid-19
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nekat Kumandangkan Azan Saat Harus Karantina, Muazin Rupanya Positif Corona, Ini Akibatnya"