Breaking News:

Pilkada 2020

Bawaslu Minsel Bersiap Jalankan Tugas Pengawasan Pilkada 2020

Komisioner Bawaslu Minsel Frany Sengkey mengatakan mereka siap melaksanakan pengawasan pilkada jika tahapan sudah resmi dilanjutkan.

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
andrew pattimahu/tribun manado
Komisioner Bawaslu Minsel Franny Sengkey 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Presiden RI Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pilkada serentak se-Indonesia.

Dalam perppu tersebut dijelaskan bahwa pilkada akan dilaksanakan pada Desember 2020. Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) termasuk dari 270 daerah di Indonesia yang akan melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Komisioner Bawaslu Minsel Frany Sengkey yang dimintai tanggapan, Kamis (7/5/2028) mengatakan mereka siap melaksanakan pengawasan pilkada jika tahapan sudah resmi dilanjutkan.

Ibadah Pelepasan di Gedung Cengkih, Jenazah Siska Mangindaan Dimakamkan di Pekuburan Sentosa

"Kami akan mempersiapkan lagi personel dan mapping program untuk di sesuaikan. Hanya saja semua tergantung perkembangan covid-19 yang ditangani pemerintah," ujarnya.

Dia mengatakan semoga bulan Juni ini wabah virus corona sudah mulai menurun. "Sekali lagi kami siap melanjutkan pengawasan tahapan bila tahapan sudah resmi dilanjutkan," kata Frany Sengkey.

Sementara itu beredar informasi Bawaslu Minsel akan memgaktifkan kembali panitia pengawas pemilu yang ada di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa.

Ini Tarif Baru Kapal Ferry Tujuan Bitung-Tobelo dan Ternate

Ada  347 orang yang menjadi pengawas pemilu dan staf. Penonaktifan itu akan berlaku mulai 1 April 2020.

Beverapa waktu lalu Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem mengatakan 347 orang hanya ditumahkan.

"Teman-teman ini hanya dirumahkan sementara menunggu sampai adanya kejelasan pilkada serentak. Kalau sudah ada kejelasan mereka akan diaktifkan lagi," kata dia.

Eva Keintjem melanjutkan dengan adanya penonaktifan ini semuanya tak akan mendapat honorarium lagi.

"Kalau tahapan pilkada dihentikan berarti tidak ada pengawasan (kinerja) dari panwas. Karena honor mereka berdasarkan kinerja," ujar dia.

RSUP Kandou Masuk Fasilitas Uji Medis Obat Virus Corona, Masih Tunggu Kiriman Obat Dari Produsen

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved