Virus Corona, Ini 5 Kapal Pesiar yang Dikarantina, Ribuan Orang Terjebak

Selain menginfeksi sejumlah negara, virus corona juga membuat sejumlah kapal pesiar dikarantina. Berikut daftarnya

Virus Corona, Ini 5 Kapal Pesiar yang Dikarantina, Ribuan Orang Terjebak
(Behrouz MEHRI/AFP)
Dua bus tiba di sebelah kapal pesiar Diamond Princess, dengan orang-orang dikarantina di dalam kapal karena kekhawatiran akan coronavirus baru, di Daikaku Pier Cruise Terminal di pelabuhan Yokohama Jepang pada 16 Februari 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dunia sedang menghadapi ancaman serius wabah virus corona.

Hingga kini belum ditemukan penyebab virus dan metode pengobatannya secara pasti menimbulkan kekhawatiran besar masyarakat.

Selain menginfeksi sejumlah negara, virus corona juga membuat sejumlah kapal pesiar dikarantina.

Berikut 5 kapal yang dikarantina akibat virus corona dilansir dari berbagai sumber:

1. Diamond Princess

Kapal Diamond Princess telah dikarantina di lepas pantai Yokohama, Jepang sejak 3 Februari 2020 setelah seorang penumpang dari Hong Kong dinyatakan positif virus corona saat turun di Hong Kong.

Kapal tersebut mengangkut 2.666 penumpang dan 1.045 awak kapal.

Setidaknya ada 621 orang di kapal tersebut yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan dua orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Kedua orang tersebut merupakan pria dan wanita yang berusia 87 dan 84 tahun setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Meski seluruh penumpang kapal telah selesai menjalani masa karantina, tapi sekitar seribu awak kapal masih harus menjalani karantina hingga saat ini.

UPDATE Korban Virus Corona di Seluruh Dunia, 2.250 Orang Meninggal Dunia dan 76.806 Terinfeksi

5 Negara di Timur Tengah Positif Virus Corona, Lebanon: Kami Mengonfirmasi Adanya Kasus Pertama

Obat Virus Corona Ditemukan, Seorang Kakek Membaik Setelah Pengobatan, Jadi Metode Paling Efektif

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved