Buronan KPK Disebut Sembunyi di Apartemen Mewah
Dua buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semasa kepemimpinan Firli Bahuri dan kawan-kawan, mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Sebelumnya, LSM dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) juga menggelar sayembara hadiah dua unit iPhone 11 bagi masyarakat dan penegak hukum yang berhasil memberikan informasi keberadaan politisi PDI Perjuangan Harun Masiku dan Nurhadi ke KPK.
Koordinator MAKI, Boyamin Soiman mengakui sayembar itu bentuk sindiran untuk internal KPK yang dinilainya lemah dalam menangkap buronannya.
MAKI juga mempraperadilankan KPK lantaran tidak menjalankan tugasnya untuk mengembangkan kasus Harun Masiku dengan tidak menetapkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka.
Harun Masiku merupakan caleg PDIP yang gagal ditangkap KPK saat operasi tangkap tangan (OTT) pada 8 Januari 2020. Harun sangkakan memberi suap Rp900 juta ke komisioner KPU Wahyu Setiawan untuk proses pengajuan Pergantian Antar-Waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024. (tribun network/ilh/gle/coz)